kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Pendiri Telegram ajak hapus WhatsApp dari ponsel, ini alasannya


Selasa, 26 November 2019 / 16:55 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria berpose dengan smartphone di depan displai logi WhatsApp.


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Pavel Durov, Pendiri Telegram, menyerukan ajakan untuk menghapus WhatsApp dari ponsel. Ajakan menghapus aplikasi pesan instan pesaingnya itu bukan tanpa alasan.

Menurut Durov, WhatsApp bukan saja gagal melindungi pesan yang penggunanya kirim. Tapi, juga seringkali dipakai sebagai trojan alias didompleng program jahat untuk mengintai konten di luar WhatsApp milik pengguna.

Konten-konten tersebut termasuk koleksi foto, video, dan file yang tersimpan di dalam smartphone. "Hapus saja WhatsApp dari ponsel, kecuali Anda tidak keberatan foto-foto dan pesan Anda dipublikasikan suatu saat nanti," kata Durov di kanal Telegramnya yang diikuti 335.000 akun.

Baca Juga: Awas, WhatsApp ternyata bisa diretas lewat kiriman file video

Pengguna aktif bulanan Telegram saat ini mencapai 200 juta, mengutip Forbes, Senin (25/11). Jumlah itu masih jauh di bawah WhatsApp yang pengguna aktif bulanannya mencapai angka 1,6 miliar.

Mungkin karena jumlah pengguna yang relatif sedikit dibanding WhatsApp, Telegram termasuk jarang menjadi objek peretasan atau pembobolan keamanan, seperti yang pesaingnya alami.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×