kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Pengakuan Trump: Hubungan erat dengan Xi Jinping berubah pasca Covid-19


Rabu, 12 Agustus 2020 / 10:55 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Laporan pertama virus muncul dari China pada akhir 2019 dan sekarang telah menginfeksi lebih dari 20 juta orang dan menewaskan setidaknya 735.369 di seluruh dunia. Di Amerika sendiri, kasus corona sudah mencapai 5,1 juta kasus dengan setidaknya 163.160 kematian.

Hubungan AS-China juga tegang karena tindakan keras Beijing di Hong Kong dan Laut China Selatan yang disengketakan, di antara masalah lainnya.

Baca Juga: Xi Jinping: Setop membuang-buang makanan!

Ditanya tentang penangkapan pendukung pro-demokrasi di Hong Kong berdasarkan undang-undang keamanan baru China, serta masalah Taiwan, Trump menunjuk pada langkah-langkah pemerintahannya untuk mengakhiri status perdagangan khusus Hong Kong. Dia tidak membahas penangkapan pemilik Apple Daily Hong Kong Jimmy Lai, salah satu aktivis kota yang paling terkemuka.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan penasihat keamanan nasional Gedung Putih Robert O'Brien pada hari Senin mengatakan Amerika Serikat bermasalah dengan penangkapan Lai.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×