kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Pengakuan Trump: Hubungan erat dengan Xi Jinping berubah pasca Covid-19


Rabu, 12 Agustus 2020 / 10:55 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Laporan pertama virus muncul dari China pada akhir 2019 dan sekarang telah menginfeksi lebih dari 20 juta orang dan menewaskan setidaknya 735.369 di seluruh dunia. Di Amerika sendiri, kasus corona sudah mencapai 5,1 juta kasus dengan setidaknya 163.160 kematian.

Hubungan AS-China juga tegang karena tindakan keras Beijing di Hong Kong dan Laut China Selatan yang disengketakan, di antara masalah lainnya.

Baca Juga: Xi Jinping: Setop membuang-buang makanan!

Ditanya tentang penangkapan pendukung pro-demokrasi di Hong Kong berdasarkan undang-undang keamanan baru China, serta masalah Taiwan, Trump menunjuk pada langkah-langkah pemerintahannya untuk mengakhiri status perdagangan khusus Hong Kong. Dia tidak membahas penangkapan pemilik Apple Daily Hong Kong Jimmy Lai, salah satu aktivis kota yang paling terkemuka.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan penasihat keamanan nasional Gedung Putih Robert O'Brien pada hari Senin mengatakan Amerika Serikat bermasalah dengan penangkapan Lai.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×