CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,80   -0,91   -0.09%
  • EMAS995.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Pengakuan Trump: Kim Jong Un beritahu saya cara dia bunuh pamannya sendiri


Jumat, 11 September 2020 / 09:13 WIB
Pengakuan Trump: Kim Jong Un beritahu saya cara dia bunuh pamannya sendiri
ILUSTRASI. Momen saat Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Pimpinan Korut Kim Jong Un pada Juni 2019. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Kim Jong Un memberitahunya bagaimana cara dia membunuh pamannya sendiri. Hal itu terungkap dari buku Rage karya jurnalis Bob Woodward.

Buku Woodward itu sebelumnya telah mengungkap komentar Trump yang meremehkan virus corona, pemikirannya tentang Korea Utara, kerusuhan rasial, dan senjata baru misterius yang dirahasiakan kekuatannya.

Buku ini dibuat berdasarkan 18 wawancara yang dilakukan editor The Washington Post itu dengan Trump pada Desember-Juli beserta orang-orang lain juga. 

Di bukunya Woodward menulis, Trump terkesan dengan Kim Jong Un ketika pertama kali bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara itu di Singapura pada 2018, dengan mengatakan Kim "jauh lebih pintar". 

Baca Juga: AS membatalkan lebih dari 1.000 visa untuk warga negara China karena alasan keamanan

Dilansir dari Associated Press Kamis (10/9/2020) Trump juga mengatakan, Kim "memberitahuku segalanya" bahkan mengungkap bagaimana ia membunuh pamannya sendiri. Kemudian dalam pembicaraan senjata nuklir dengan kakak Kim Yo Jong itu, Trump menampik anggapan intel bahwa Korut todak akan pernah menyerahkan senjata nuklirnya.

Baca Juga: Sembunyikan ancaman corona, Biden sebut Trump layaknya kriminal

Presiden ke-45 AS itu berkata ke Woodward, CIA "tidak tahu" bagaimana menangani Pyongyang. Suami Melania Trump tersebut lalu menepis kritik tentang tiga pertemuannya dengan Kim Jong Un, dengan mengklaim KTT itu bukan sesuatu yang besar. 

Para kritikus mengatakan, dengan bertemu Kim Jong Un maka Trump telah memberikan legitimasi di panggung dunia bagi pemimpin negara berideologi Juche itu. 

"Saya butuh dua hari. Saya bertemu (dengannya). Saya tidak menyerahkan apa-apa," kata Trump seraya menganalogikan Korut dengan persenjataan nuklirnya bagaikan seseorang yang jatuh cinta pada sebuah rumah dan "mereka tidak bisa menjualnya". 

Baca Juga: Hubungan AS-China kian panas, pebisnis Amerika di China makin was-was

Kim Jong Un menyambut baik perhatian yang ditunjukkan Trump, dengan menyebut sang presiden "Yang Mulia" dalam sebuah surat. Kim juga menulis kepada Trump bahwa dia percaya "persahabatan yang dalam dan khusus di antara kami akan bekerja sebagai kekuatan magis."

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump: Kim Jong Un Beritahu Saya Cara Dia Bunuh Pamannya Sendiri"
Penulis : Aditya Jaya Iswara
Editor : Aditya Jaya Iswara

 

Selanjutnya: Biden tuding Trump mengkhianati rakyat Amerika soal virus corona

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×