Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - OSLO. Dana kekayaan negara Norwegia yang mengelola US$ 2 triliun menyatakan mereka akan mendukung sebuah usulan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Microsoft yang meminta perusahaan menyusun laporan mengenai risiko berbisnis di negara-negara dengan masalah hak asasi manusia serius.
Manajemen Microsoft sebelumnya merekomendasikan para pemegang saham untuk menolak usulan tersebut. Selain itu, dana tersebut juga menyatakan akan menolak pengangkatan kembali CEO Satya Nadella sebagai ketua dewan direksi, serta menolak paket kompensasi yang diajukan untuknya.
Baca Juga: Pelabuhan Batubara Terbesar di Australia Akan Kembali Beroperasi Setelah Aksi Protes
Per 30 Juni, dana kekayaan Norwegia memiliki 1,35% saham Microsoft senilai sekitar US$ 50 miliar, menjadikannya kepemilikan saham terbesar kedua dalam portofolio dana tersebut setelah Nvidia.
Menurut data LSEG, dana ini merupakan pemegang saham terbesar kedelapan di Microsoft. Para investor Microsoft akan memberikan suara untuk meratifikasi usulan-usulan tersebut pada RUPS yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Desember.













