kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Penipu skema Ponzi terparah dalam sejarah dunia menghembuskan napas terakhir


Kamis, 15 April 2021 / 05:22 WIB
Penipu skema Ponzi terparah dalam sejarah dunia menghembuskan napas terakhir
ILUSTRASI. Pada Rabu (14/4/2021), Madoff meninggal dunia di penjara di mana dia menjalani hukuman 150 tahun. Dia berusia 82 tahun. Sumber foto : haaretz.com


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Sosok Bernard Madoff selama beberapa dekade menyamar sebagai gembong Wall Street yang sukses dan dapat dipercaya. Hingga akhirnya, kedok Madoff sebagai penipu skema Ponzi terparah dalam sejarah dunia terbongkar. 

Pada Rabu (14/4/2021), Madoff meninggal dunia di penjara di mana dia menjalani hukuman 150 tahun. Dia berusia 82 tahun.

Seorang juru bicara Biro Penjara Federal AS mengatakan Madoff meninggal di Pusat Medis Federal di Butner, Carolina Utara, sekitar pukul 3.30 EDT (07.30 GMT).

Melansir Reuters, kematiannya diyakini karena penyebab alami. Madoff menderita penyakit ginjal dan beberapa penyakit medis lainnya.

Baca Juga: Kasus skema Ponzi terbesar setelah Madoff terungkap, raup dana Rp 23,8 triliun

Madoff dipenjara karena rekayasa penipuan yang diperkirakan mencapai US$ 64,8 miliar. Hakim yang menghukumnya pada Juni 2009 mengutuk kejahatannya sebagai tindakan yang "sangat jahat".

Pada Februari 2020, Madoff telah meminta pengajuan "pembebasan dengan belas kasih" dari penjara sehingga dia bisa meninggal di rumah. Akan tetapi, hakim yang sama menolak permintaan itu.

Dalam sebuah pernyataan, pengacara Madoff, Brandon Sample mengatakan bahwa Bernie, sampai kematiannya, hidup dengan rasa bersalah dan penyesalan atas kejahatannya.

Baca Juga: Korban ponzi Bernard Madoff menerima tambahan uang, 12 tahun setelah penangkapannya

“Meskipun kejahatan yang dihukum karena Bernie telah menentukan siapa dia - dia juga seorang ayah dan seorang suami. Dia berbicara lembut dan intelektual. Bernie sama sekali tidak sempurna. Tapi tidak ada manusia yang sempurna," kata Sample seperti yang dikutip Reuters.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×