kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.103   23,00   0,13%
  • IDX 5.398   9,85   0,18%
  • KOMPAS100 697   -0,12   -0,02%
  • LQ45 543   -1,99   -0,36%
  • ISSI 185   1,71   0,93%
  • IDX30 303   -1,72   -0,57%
  • IDXHIDIV20 400   0,13   0,03%
  • IDX80 80   -0,14   -0,17%
  • IDXV30 112   0,88   0,79%
  • IDXQ30 101   -0,32   -0,31%

Penjualan BYD di China Menurun 12%


Minggu, 02 November 2025 / 23:11 WIB
Penjualan BYD di China Menurun 12%
ILUSTRASI. Penjualan mobil listrik di pusat perbelanjaan, Jakarta, Jumat (3/1/2025). Sejumlah ahli industri memprediksi penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) secara global bakal mengalami peningkatan hingga 30% di tahun 2025. Peningkatan akan tetap terjadi meskipun beberapa produsen mobil berencana mengerem sektor elektrifikasi karena ada penurunan permintaan. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Produsen mobil asal China, BYD Co. Ltd melaporkan penjualan  Oktober 2025 turun 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadi 441.706 unit kendaraan. Angka tersebut disampaikan oleh pejabat  divisi pemasaran dan hubungan masyarakat BYD, Sabtu (1/11).

Pada Oktober 2024, BYD tercatat menjual 502.675 unit kendaraan. Penurunan penjualan ini memperkuat tren melemahnya kinerja perusahaan beberapa bulan terakhir. 

Pada laporan keuangan kuartal ketiga yang dirilis Kamis lalu, BYD juga melaporkan penurunan laba hampir 33% dan pendapatan turun 3%, yang merupakan penurunan pertama dalam lebih dari lima tahun terakhir.

Analis, dikutip Reuters, menilai pelemahan tersebut mencerminkan persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik domestik. Produsen seperti Li Auto, XPeng, dan Nio gencar meluncurkan model baru serta menawarkan potongan harga agresif untuk menarik konsumen.
 


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×