kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Penjualan BYD di China Menurun 12%


Minggu, 02 November 2025 / 23:11 WIB
Penjualan BYD di China Menurun 12%
ILUSTRASI. Penjualan mobil listrik di pusat perbelanjaan, Jakarta, Jumat (3/1/2025). Sejumlah ahli industri memprediksi penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) secara global bakal mengalami peningkatan hingga 30% di tahun 2025. Peningkatan akan tetap terjadi meskipun beberapa produsen mobil berencana mengerem sektor elektrifikasi karena ada penurunan permintaan. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Produsen mobil asal China, BYD Co. Ltd melaporkan penjualan  Oktober 2025 turun 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadi 441.706 unit kendaraan. Angka tersebut disampaikan oleh pejabat  divisi pemasaran dan hubungan masyarakat BYD, Sabtu (1/11).

Pada Oktober 2024, BYD tercatat menjual 502.675 unit kendaraan. Penurunan penjualan ini memperkuat tren melemahnya kinerja perusahaan beberapa bulan terakhir. 

Pada laporan keuangan kuartal ketiga yang dirilis Kamis lalu, BYD juga melaporkan penurunan laba hampir 33% dan pendapatan turun 3%, yang merupakan penurunan pertama dalam lebih dari lima tahun terakhir.

Analis, dikutip Reuters, menilai pelemahan tersebut mencerminkan persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik domestik. Produsen seperti Li Auto, XPeng, dan Nio gencar meluncurkan model baru serta menawarkan potongan harga agresif untuk menarik konsumen.
 


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×