kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.921   -74,00   -0,44%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Penjualan BYD di China Menurun 12%


Minggu, 02 November 2025 / 23:11 WIB
Penjualan BYD di China Menurun 12%
ILUSTRASI. Penjualan mobil listrik di pusat perbelanjaan, Jakarta, Jumat (3/1/2025). Sejumlah ahli industri memprediksi penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) secara global bakal mengalami peningkatan hingga 30% di tahun 2025. Peningkatan akan tetap terjadi meskipun beberapa produsen mobil berencana mengerem sektor elektrifikasi karena ada penurunan permintaan. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Produsen mobil asal China, BYD Co. Ltd melaporkan penjualan  Oktober 2025 turun 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadi 441.706 unit kendaraan. Angka tersebut disampaikan oleh pejabat  divisi pemasaran dan hubungan masyarakat BYD, Sabtu (1/11).

Pada Oktober 2024, BYD tercatat menjual 502.675 unit kendaraan. Penurunan penjualan ini memperkuat tren melemahnya kinerja perusahaan beberapa bulan terakhir. 

Pada laporan keuangan kuartal ketiga yang dirilis Kamis lalu, BYD juga melaporkan penurunan laba hampir 33% dan pendapatan turun 3%, yang merupakan penurunan pertama dalam lebih dari lima tahun terakhir.

Analis, dikutip Reuters, menilai pelemahan tersebut mencerminkan persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik domestik. Produsen seperti Li Auto, XPeng, dan Nio gencar meluncurkan model baru serta menawarkan potongan harga agresif untuk menarik konsumen.
 


Tag


TERBARU

[X]
×