kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

Penjualan Carlsberg Melesat: Akhirnya Tumbuh Setelah Setahun Lebih!


Rabu, 29 April 2026 / 15:48 WIB
Penjualan Carlsberg Melesat: Akhirnya Tumbuh Setelah Setahun Lebih!
ILUSTRASI. Carlsberg melaporkan pertumbuhan volume penjualan triwulanan untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun. (REUTERS/Priyanshu Singh)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - LONDON. Carlsberg melaporkan pertumbuhan volume penjualan triwulanan untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun. Reuters melaporkan, mengutip publikasi Carlsberg, Rabu (29/4/2026), total volume penjualan produsen bir ini meningkat 2,8% secara organik di kuartal pertama 2026.

Realisasi tersebut melampaui perkiraan analis. Buat catatan saja,  volume penjualan Carlsberg menurun sepanjang tahun 2025.

Realisasi ini membawa sedikit kabar baik bagi perusahaan bir asal Denmark ini, di tengah tantangan yang dihadapi industri akibat perang Iran yang mengancam menaikkan biaya dan menekan permintaan.

Baca Juga: Maskapai Eropa Hadapi Tekanan Baru Akibat Perang Iran, Harga Avtur Melonjak

Perusahaan bir terbesar ketiga di dunia ini berjuang untuk menjual lebih banyak bir di tengah berbagai faktor, mulai dari cuaca buruk hingga ketidakpastian geopolitik.

Kini, konflik di Timur Tengah dapat membuat kaleng, botol, dan pupuk menjadi lebih mahal dan menambah beban pengeluaran konsumen, serta meningkatkan kekhawatiran tentang masa depan bisnis minuman beralkohol.

CEO Carlsberg Jacob Aarup-Andersen mengatakan, efek domino pada rantai pasokan dan komoditas kemungkinan akan terasa di sebagian besar tahun 2026, bahkan jika konflik di Timur Tengah terselesaikan. "Kami memprediksi krisis yang berkelanjutan hingga akhir tahun," kata Aarup-Andersen kepada Reuters.

Baca Juga: Singapura Buka Tender Pembangkit Gas Siap Hidrogen, Target Operasi 2031–2032

Carlsberg telah melakukan lindung nilai terhadap kenaikan biaya tahun ini. Alhasil, dampak kenaikan biaya terhadap sentimen konsumen sejauh ini terbatas, kata Aarup-Andersen.

Carlsberg memperkirakan bisa menjual lebih banyak minuman lagi pada kuartal kedua dan memperkirakan volume penjualan akan terus tumbuh sepanjang tahun.

James Edwardes Jones, analis RBC Capital, menilai kembali tumbuhnya volume penjualan Carlsberg ini menjanjikan. "Ini adalah kuartal yang baik," kata dia.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×