kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Penjualan Kendaraan Listrik di Asia Tenggara Meningkat


Jumat, 21 Juni 2024 / 22:19 WIB
ILUSTRASI. Security guards stand at the BYD booth at the Auto Shanghai show, in Shanghai, China April 19, 2023. REUTERS/Aly Song


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Penjualan kendaraan listrik di Asia Tenggara melonjak. Peningkatan terbesar dipimpin oleh penjualan BYD dari China dan VinFast dari Vietnam. Penjualan kendaraan listrik menggerogoti pasar mobil bermesin bahan bakar minyak, yang didominasi dari perusahaan Jepang dan Korea. 

Menurut data Counterpoint Research, seperti dikutip Reuters, penjualan kendaraan listrik di wilayah tersebut meningkat dua kali lipat pada periode Januari-Maret tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan mobil berbahan bakar minyak turun 7%.

Baca Juga: Penjualan Kendaraan Listrik di Uni Eropa Menurun 12%

"Ketika produsen mobil Jepang dan Korea mendominasi penjualan kendaraan konvensional, mereka tertinggal dalam mengadopsi kendaraan listrik. Produsen dari China mengisi kesenjangan tersebut," kata analis Counterpoint Abhik Mukherjee. 

75% kendaraan listrik di Asia Tenggara berasal dari merek China. Pembuat mobil China telah berkomitmen untuk berinvestasi lebih dari US$ 1,44 miliar di Thailand.




TERBARU

[X]
×