kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45753,89   -6,43   -0.85%
  • EMAS1.006.000 0,00%
  • RD.SAHAM 1.46%
  • RD.CAMPURAN 0.61%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Perang mulut capres Amerika Serikat, Trump sebut pesaingnya Kamala Harris wanita gila


Jumat, 14 Agustus 2020 / 07:21 WIB
Perang mulut capres Amerika Serikat, Trump sebut pesaingnya Kamala Harris wanita gila
ILUSTRASI. U.S. Senator Kamala Harris holds her first organizing event in Los Angeles as she campaigns in the 2020 Democratic presidential nomination race in Los Angeles, California, U.S., May 19, 2019. REUTERS/Mike Blake TPX IMAGES OF THE DAY

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Washington DC. Perang mulut terjadi antar kandidat calon presiden dan wakil presiden di Amerika Serikat. Setelah kandidat capres AS Joe Bidden menyebut pesaingnya Donald Trump sebagai presiden Rasis, kini giliran Trump membalas.

Presiden Amerika Serikat ( AS) menyebut calon wakil presiden Kamala Harris sebagai "wanita gila" yang radikal. Julukan yang diucapkan Trump pada Kamis (13/8/2020) itu merujuk pada kebijakan pajak dan pengeluaran dari Partai Demokrat, yang dinilainya akan mendatangkan malapetaka bagi perekonomian "Negeri Paman Sam".

Baca juga: Daftar lelang rumah murah di Depok, harga penawaran Rp 300-an juta

Presiden ke-45 AS itu juga memperkirakan, perhatian Demokrat pada lingkungan akan membuat gedung Empire State Building dirobohkan. "Dia radikal kiri. Sekarang dia coba berpura-pura bukan, tapi dia orang paling liberal di Senat AS."

"Dia melakukan hal-hal buruk dalam kepolisian, dalam hal Amendemen Kedua, dalam hal lain-lain, dan dia adalah pembayar pajak besar sama halnya dengan Joe ( Biden)," ucap Trump di Fox Business yang dikutip New York Post Kamis (13/8/2020).

Senator California itu "semacam wanita gila", lanjut Trump.

Taipan real estate tersebut juga mengecam Harris karena pertanyaan-pertanyaannya yang sangat tajam terhadap calon Mahkamah Agung Brett Kavanaugh dalam sidang konfirmasi Senatnya. "Dia sangat marah dan (menunjukkan) begitu banyak kebencian terhadap Hakim Kavanaugh," ucap sang presiden.

"Maksud daya, saya belum pernah melihat yang seperti ini. Dia adalah yang paling marah di kelompok itu - dan mereka semua marah. Mereka semua adalah orang radikal kiri yang marah," lanjut Trump.



TERBARU

[X]
×