kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Perang Rusia-Ukraina Akan Berdampak pada Krisis Kelaparan Dunia


Rabu, 09 Maret 2022 / 14:56 WIB
ILUSTRASI. Perang Rusia-Ukraina Akan Berdampak pada Krisis Kelaparan Dunia


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

Dan di Ukraina sendiri, makanan hampir habis di beberapa kota besar. “Kerusakan sudah terjadi. Kita akan memiliki waktu berbulan-bulan sebelum kita kembali ke apa yang disebut normalitas,” kata Abbassian.

Adapun, harga pangan global sudah mencapai rekor tertinggi, dengan indeks patokan PBB meningkat lebih dari 40% selama dua tahun terakhir. Lonjakan itu memiliki konsekuensi yang menghancurkan.

Baca Juga: Akibat Perang Rusia-Ukraina Harga Emas Dunia Menembus 2.000 Dollar AS

Kerawanan pangan meningkat dua kali lipat dalam dua tahun terakhir, dan Program Pangan Dunia memperkirakan 45 juta orang berada di ambang kelaparan.

Krisis saat ini akan memperburuk keadaan, kemungkinan mengirim kelaparan ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya karena konflik mengubah jutaan orang menjadi pengungsi dan membuat harga pangan menjadi lebih tinggi.

“Peluru dan bom di Ukraina dapat membawa krisis kelaparan global ke tingkat yang melampaui apa pun yang telah kita lihat sebelumnya,” ujar David Beasley, direktur eksekutif badan PBB.




TERBARU

[X]
×