kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Perangi corona, Bill Gates desak negara kaya bantu perkuat sistem kesehatan


Sabtu, 29 Februari 2020 / 01:48 WIB
Perangi corona, Bill Gates desak negara kaya bantu perkuat sistem kesehatan
ILUSTRASI. Bill Gates, pendiri raksasa teknologi Microsoft.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - CHICAGO. Filantropi Bill Gates mendesak negara-negara kaya untuk membantu negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah memperkuat sistem kesehatan mereka. Dengan harapan memperlambat penyebaran virus corona baru, yang menurut Gates, seperti patogen "sekali dalam satu abad".

"Dengan membantu negara-negara di Afrika dan Asia Selatan bersiap-siap sekarang, kita bisa menyelamatkan nyawa dan juga memperlambat sirkulasi global virus ini," kata Gates, mantan Chairman dan Chief Executive Officer Microsoft Corp, dalam editorial di New England Journal of Medicine seperti dikutip Reuters.

Menurut Gates, virus corona baru bernama Covid-19 yang pertama kali muncul di China dan kini telah menyebar ke 46 negara jauh lebih sulit untuk dihentikan dibanding virus serupa yang menyebabkan Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) atau Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS). 

Baca Juga: Gawat, WHO kerek tingkat risiko virus corona ke level tertinggi

Yayasan Bill dan Melinda Gates telah menjanjikan dana sebesar US$ 100 juta untuk memerangi wabah virus corona yang sudah menewaskan lebih dari 2.800 orang.

Permohonan Gates itu digemakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang mengerek tingkat risiko Covid-19 ke level sangat tinggi, yang berarti virus akan menyebar dan memiliki dampak global.

WHO meminta semua pemerintah untuk segera bertindak untuk mengendalikan virus corona sebelum menyebar luas. Tindakan semacam itu bisa  memperlambat virus dan memberi negara lebih banyak waktu untuk bersiap.

Baca Juga: Gara-gara abaikan saran WHO, Italia jadi pusat wabah virus corona di Eropa

"Sistem kesehatan di seluruh dunia tidak siap," kata Dr Mike Ryan, Kepala Program Kedaruratan WHO, kepada wartawan di Jenewa, Swiss, seperti dilansir Reuters.

Gates mengatakan, dunia perlu berinvestasi dalam pengawasan penyakit dan teknologi yang lebih baik untuk mempercepat pengembangan vaksin serta obat yang aman lagi efektif.

Selain solusi teknis, Gates menyerukan upaya diplomatik yang lebih baik untuk mendorong kolaborasi internasional dan berbagi data. Sekaligus, meningkatkan pengeluaran pemerintah untuk obat-obatan dan vaksin yang akan memberikan insentif kepada perusahaan swasta melakukan upaya tersebut.



TERBARU

[X]
×