kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Peringatan Sillicon Valley kepada Obama


Kamis, 19 Desember 2013 / 12:55 WIB
ILUSTRASI. Penjualan ponsel Vivo di ITC Roxy Mas, Jakarta, Selasa (21/7/2020). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

WASHINGTON. Skandal penyadapan National Security Agency (NSA) terhadap warga dunia masih berbuntut panjang. Kabar terbaru, sejumlah petinggi Sillicon Valley bertemu Barack Obama, Presiden Amerika Serikat (AS) di Gedung Putih.

Terlihat 15 petinggi raksasa teknologi AS menghadiri rapat tertutup dengan Obama. Menu utama perbincangan adalah desakan petinggi Sillicon Valley, agar Obama merevisi aturan main NSA.

Marissa Mayer, CEO Yahoo Inc, mengingatkan Obama terhadap potensi serangan balik dari sejumlah negara atas dasar balas dendam terhadap aksi penyadapan AS.

"Mayer mengingatkan Obama bahwa regulasi penyadapan di tiap negara berbeda bisa mengancam industri internet AS," bisik salah satu petinggi yang menghadiri pertemuan tersebut kepada Bloomberg, Rabu (18/12).

Selain Mayer, ada petinggi dari Apple Inc, Facebook Inc, dan Google Inc. NSA terbukti memanfaatkan data perusahaan internet untuk menyadap.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×