kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Peringatan Sillicon Valley kepada Obama


Kamis, 19 Desember 2013 / 12:55 WIB
Peringatan Sillicon Valley kepada Obama
ILUSTRASI. Penjualan ponsel Vivo di ITC Roxy Mas, Jakarta, Selasa (21/7/2020). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

WASHINGTON. Skandal penyadapan National Security Agency (NSA) terhadap warga dunia masih berbuntut panjang. Kabar terbaru, sejumlah petinggi Sillicon Valley bertemu Barack Obama, Presiden Amerika Serikat (AS) di Gedung Putih.

Terlihat 15 petinggi raksasa teknologi AS menghadiri rapat tertutup dengan Obama. Menu utama perbincangan adalah desakan petinggi Sillicon Valley, agar Obama merevisi aturan main NSA.

Marissa Mayer, CEO Yahoo Inc, mengingatkan Obama terhadap potensi serangan balik dari sejumlah negara atas dasar balas dendam terhadap aksi penyadapan AS.

"Mayer mengingatkan Obama bahwa regulasi penyadapan di tiap negara berbeda bisa mengancam industri internet AS," bisik salah satu petinggi yang menghadiri pertemuan tersebut kepada Bloomberg, Rabu (18/12).

Selain Mayer, ada petinggi dari Apple Inc, Facebook Inc, dan Google Inc. NSA terbukti memanfaatkan data perusahaan internet untuk menyadap.




TERBARU

[X]
×