kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Peringatan Sillicon Valley kepada Obama


Kamis, 19 Desember 2013 / 12:55 WIB
ILUSTRASI. Penjualan ponsel Vivo di ITC Roxy Mas, Jakarta, Selasa (21/7/2020). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

WASHINGTON. Skandal penyadapan National Security Agency (NSA) terhadap warga dunia masih berbuntut panjang. Kabar terbaru, sejumlah petinggi Sillicon Valley bertemu Barack Obama, Presiden Amerika Serikat (AS) di Gedung Putih.

Terlihat 15 petinggi raksasa teknologi AS menghadiri rapat tertutup dengan Obama. Menu utama perbincangan adalah desakan petinggi Sillicon Valley, agar Obama merevisi aturan main NSA.

Marissa Mayer, CEO Yahoo Inc, mengingatkan Obama terhadap potensi serangan balik dari sejumlah negara atas dasar balas dendam terhadap aksi penyadapan AS.

"Mayer mengingatkan Obama bahwa regulasi penyadapan di tiap negara berbeda bisa mengancam industri internet AS," bisik salah satu petinggi yang menghadiri pertemuan tersebut kepada Bloomberg, Rabu (18/12).

Selain Mayer, ada petinggi dari Apple Inc, Facebook Inc, dan Google Inc. NSA terbukti memanfaatkan data perusahaan internet untuk menyadap.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×