kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Pesawat Pengebom B-52 AS Telah Tiba di Timur Tengah, Peringatan untuk Iran


Senin, 04 November 2024 / 07:59 WIB


Sumber: VOA | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan pesawat pengebom B-52 ke Timur Tengah, menurut pernyataan militer AS pada Sabtu. Langkah ini dilakukan sehari setelah Washington mengumumkan pengerahan tersebut sebagai peringatan kepada Iran.

"Pesawat pengebom strategis B-52 Stratofortress dari Wing Bom ke-5 Pangkalan Angkatan Udara Minot telah tiba di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS," kata Komando Pusat AS, yang bertanggung jawab atas kawasan Timur Tengah, dalam unggahan di media sosial.

Pada Jumat malam, Amerika Serikat mengonfirmasi akan mengirim pesawat pengebom, pesawat tempur, tanker, serta kapal perusak pertahanan rudal balistik ke wilayah tersebut. 

Baca Juga: Pesawat Pengebom B-52 Tiba di Timur Tengah, AS Peringatkan Iran

"Jika Iran, mitranya, atau proksinya memanfaatkan situasi ini untuk menargetkan personel atau kepentingan Amerika di kawasan, Amerika Serikat akan mengambil setiap tindakan yang diperlukan untuk melindungi rakyat kami," tegas Juru Bicara Pentagon, Mayor Jenderal Pat Ryder, dalam pernyataannya terkait pengerahan tersebut.

Ketegangan meningkat setelah Israel melakukan serangan terhadap Iran pada 26 Oktober, menghantam infrastruktur militer sambil menghindari lokasi nuklir dan fasilitas minyak penting. Pemimpin tertinggi Iran telah bersumpah bahwa Teheran akan membalas serangan tersebut.

Baca Juga: Wall St Rabu (2/10): S&P 500 Ditutup Flat, Fokus Data Pekerjaan AS dan Timur Tengah

Iran sebelumnya telah melancarkan dua serangan besar terhadap Israel pada tahun 2024, yakni pada bulan April, sebagai tanggapan atas serangan terhadap konsulatnya di Damaskus yang dituduhkan kepada Israel, dan pada bulan Oktober, sebagai respons atas pembunuhan para pemimpin kelompok bersenjata yang didukung Iran di Timur Tengah.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×