Sumber: The Motley Fool | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - Portofolio investasi Berkshire Hathaway, perusahaan milik Warren Buffett, menunjukkan ketergantungan yang tinggi pada dua saham dividen utama di indeks S&P 500.
Meskipun Berkshire Hathaway tidak membayar dividen kepada pemegang sahamnya, Warren Buffett dikenal sebagai pendukung perusahaan yang rutin membagikan dividen kepada investornya.
Saat ini, 37% dari total portofolio saham Berkshire terdiri dari dua perusahaan utama, yaitu Apple dan American Express.
Baca Juga: 37% Portofolio Berkshire Hathaway Ada pada 2 Saham Pembagi Dividen Ini
Apple telah menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar bagi Berkshire Hathaway. Meskipun hasil dividennya relatif kecil, sekitar 0,5% pada harga saham saat ini, Apple tetap memberikan kontribusi besar dalam bentuk pembayaran dividen.
Pada laporan terakhir, Berkshire tercatat memiliki 300 juta saham Apple, yang setara dengan 23% dari total portofolio sahamnya.
Dengan dividen tahunan sebesar US$ 1 per saham, kepemilikan ini diperkirakan menghasilkan pendapatan dividen sebesar US$ 300 juta dalam satu tahun.
Apple telah secara konsisten meningkatkan dividennya setiap tahun sejak 2012. Namun, Berkshire Hathaway telah mengurangi kepemilikannya di Apple secara signifikan sejak awal 2024, menjual lebih dari 615,5 juta lembar saham atau sekitar 67% dari kepemilikan sebelumnya.
Baca Juga: Berkshire Hathaway Kuasai 100% Saham BHE
Meskipun demikian, Apple masih tetap menjadi kepemilikan saham terbesar dalam portofolio Berkshire, menunjukkan bahwa Buffett dan timnya masih memiliki keyakinan terhadap perusahaan tersebut.
Penjualan saham Apple ini juga membantu Berkshire mengumpulkan posisi kas dan obligasi jangka pendek yang kini mencapai lebih dari US$ 334 miliar, memberi perusahaan fleksibilitas dalam mencari peluang investasi baru.