kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Presiden AS Joe Biden Umumkan Investasi US$3 Miliar untuk Infrastruktur Pelabuhan


Selasa, 29 Oktober 2024 / 18:59 WIB
Presiden AS Joe Biden Umumkan Investasi US$3 Miliar untuk Infrastruktur Pelabuhan
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden mengumumkan investasi sebesar US$3 miliar berasal dari Inflation Reduction Act untuk meningkatkan infrastruktur pelabuhan. REUTERS/Lucy Nicholson


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada Selasa, Presiden AS Joe Biden mengumumkan investasi sebesar US$3 miliar yang berasal dari Inflation Reduction Act untuk meningkatkan infrastruktur pelabuhan di seluruh negeri.

Investasi ini mencakup dana sebesar US$147 juta untuk Administrasi Pelabuhan Maryland yang memiliki Pelabuhan Baltimore, menurut pernyataan Gedung Putih.

Dana tersebut akan digunakan untuk menciptakan lapangan kerja serikat dan memperbarui infrastruktur pelabuhan dengan peralatan yang lebih ramah lingkungan.

Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi emisi di sektor pelabuhan dan meningkatkan efisiensi operasional.

Baca Juga: Kamala Harris Berjanji Melipatgandakan Upah Minimum Federal Menjadi US$15 per Jam

Investasi Pasca Pemogokan Pelabuhan di Pantai Timur dan Pantai Teluk AS

Pengumuman ini datang setelah terjadinya pemogokan tiga hari di pelabuhan-pelabuhan Pantai Timur dan Pantai Teluk AS awal bulan ini.

Pemogokan tersebut sempat menghentikan arus pengiriman laut sekitar setengah dari volume pengiriman nasional, yang menunjukkan pentingnya peningkatan ketahanan dan efisiensi di pelabuhan-pelabuhan utama AS.

Dengan investasi ini, pemerintah AS berupaya memperkuat infrastruktur logistik nasional, meningkatkan kualitas lingkungan, dan memastikan pelabuhan dapat beroperasi dengan lebih lancar serta mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.




TERBARU

[X]
×