kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Presiden Brasil: Putin Tidak Akan Ditangkap Jika Hadir di Pertemuan G20 Brasil 2024


Senin, 11 September 2023 / 09:36 WIB
ILUSTRASI. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan pada hari Sabtu (9/9/2023) bahwa pemimpin Rusia Vladimir Putin tidak akan ditangkap di Brazil jika dia menghadiri pertemuan G20 di Rio de Janeiro tahun depan. REUTERS/Ueslei Marcelino


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan pada hari Sabtu (9/9/2023) bahwa pemimpin Rusia Vladimir Putin tidak akan ditangkap di Brazil jika dia menghadiri pertemuan G20 di Rio de Janeiro tahun depan.

Reuters memberitakan, saat diwawancarai di sela-sela pertemuan G20 di Delhi oleh acara berita Firstpost, Lula mengatakan Putin akan diundang ke acara tahun depan.

Pada kesempatan itu dia juga menambahkan bahwa Lula sendiri berencana menghadiri pertemuan blok negara-negara berkembang BRICS yang dijadwalkan di Rusia sebelum pertemuan di Rio.

“Saya yakin Putin bisa pergi dengan mudah ke Brasil,” kata Lula. “Apa yang bisa saya katakan kepada Anda adalah jika saya presiden Brazil, dan dia datang ke Brazil, tidak mungkin dia akan ditangkap.”

Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Putin pada bulan Maret, menuduhnya melakukan kejahatan perang dengan mendeportasi ratusan anak secara ilegal dari Ukraina. Rusia membantah pasukannya terlibat dalam kejahatan perang atau mengambil paksa anak-anak Ukraina.

Baca Juga: Para Pemimpin Dunia Dijamu Menu Vegetarian Sederhana dalam Jamuan Makan Malam G20

Putin telah berulang kali melewatkan pertemuan internasional, dan tidak hadir pada pertemuan G20 di Delhi, sehingga mengirim Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov.

Brasil adalah negara penandatangan Statuta Roma yang menjadi cikal bakal berdirinya ICC. Kantor Lula tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pada hari Sabtu, negara-negara G20 mengadopsi deklarasi konsensus yang tidak mengutuk Rusia atas perang di Ukraina, namun menyerukan semua negara untuk tidak menggunakan kekerasan untuk merebut wilayah.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×