kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Presiden Brasil: Putin Tidak Akan Ditangkap Jika Hadir di Pertemuan G20 Brasil 2024


Senin, 11 September 2023 / 09:36 WIB
ILUSTRASI. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan pada hari Sabtu (9/9/2023) bahwa pemimpin Rusia Vladimir Putin tidak akan ditangkap di Brazil jika dia menghadiri pertemuan G20 di Rio de Janeiro tahun depan. REUTERS/Ueslei Marcelino


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan pada hari Sabtu (9/9/2023) bahwa pemimpin Rusia Vladimir Putin tidak akan ditangkap di Brazil jika dia menghadiri pertemuan G20 di Rio de Janeiro tahun depan.

Reuters memberitakan, saat diwawancarai di sela-sela pertemuan G20 di Delhi oleh acara berita Firstpost, Lula mengatakan Putin akan diundang ke acara tahun depan.

Pada kesempatan itu dia juga menambahkan bahwa Lula sendiri berencana menghadiri pertemuan blok negara-negara berkembang BRICS yang dijadwalkan di Rusia sebelum pertemuan di Rio.

“Saya yakin Putin bisa pergi dengan mudah ke Brasil,” kata Lula. “Apa yang bisa saya katakan kepada Anda adalah jika saya presiden Brazil, dan dia datang ke Brazil, tidak mungkin dia akan ditangkap.”

Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Putin pada bulan Maret, menuduhnya melakukan kejahatan perang dengan mendeportasi ratusan anak secara ilegal dari Ukraina. Rusia membantah pasukannya terlibat dalam kejahatan perang atau mengambil paksa anak-anak Ukraina.

Baca Juga: Para Pemimpin Dunia Dijamu Menu Vegetarian Sederhana dalam Jamuan Makan Malam G20

Putin telah berulang kali melewatkan pertemuan internasional, dan tidak hadir pada pertemuan G20 di Delhi, sehingga mengirim Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov.

Brasil adalah negara penandatangan Statuta Roma yang menjadi cikal bakal berdirinya ICC. Kantor Lula tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pada hari Sabtu, negara-negara G20 mengadopsi deklarasi konsensus yang tidak mengutuk Rusia atas perang di Ukraina, namun menyerukan semua negara untuk tidak menggunakan kekerasan untuk merebut wilayah.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×