kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Produksi Berlian Alrosa 2025 Turun 10% Jadi 29,7 Juta Karat


Selasa, 23 Desember 2025 / 20:01 WIB
Produksi Berlian Alrosa 2025 Turun 10% Jadi 29,7 Juta Karat
ILUSTRASI. Kalung Termahal di Dunia - Levievs Vivid Yellow Diamond Pendant (DOK/thejewelerryeditor.com)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Produsen berlian terbesar Rusia, Alrosa, pada Selasa menyebut produksi berlian perusahaan pada 2025 diperkirakan mencapai 29,7 juta karat. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya, namun masih turun sekitar 10% dibandingkan produksi tahun lalu.

Direktur Utama Alrosa, Pavel Marinychev, dalam sebuah pernyataan mengatakan perusahaan tetap mencatatkan keuntungan meskipun menghadapi sanksi Barat serta perlambatan pasar berlian global. Namun, ia tidak merinci besaran laba yang diperoleh.

Baca Juga: Harga Minyak Relatif Stabil di Tengah Isu Venezuela dan Ketegangan Rusia-Ukraina 

Alrosa merupakan produsen berlian terbesar di dunia dengan kontribusi sekitar sepertiga dari total produksi global. Pada Maret lalu, perusahaan mengumumkan akan menutup sementara aset-aset dengan margin rendah yang memiliki produksi di bawah 1 juta karat. Saat itu, Alrosa mempertahankan target produksi 2025 di level 29 juta karat.

Selain bisnis berlian, Alrosa juga terus mengembangkan operasi penambangan emas. Perusahaan menargetkan kapasitas produksi emas sebesar 3,3 ton per tahun pada 2030 melalui proyek Degdekan yang berlokasi di wilayah Magadan, Rusia timur jauh.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×