Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - DUBAI. Produksi dan ekspor minyak Iran dilaporkan tetap berjalan tanpa gangguan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Hal ini disampaikan oleh juru bicara komisi energi parlemen Iran pada Selasa (17/3/2026).
Pejabat tersebut menegaskan bahwa aktivitas di Pulau Kharg—pusat utama ekspor minyak Iran—masih berlangsung normal. Ia juga menyebut kehidupan sehari-hari di pulau tersebut tetap berjalan seperti biasa, meskipun sebelumnya menjadi target serangan militer Amerika Serikat.
Pulau Kharg merupakan infrastruktur vital bagi industri energi Iran. Sekitar 90% ekspor minyak negara anggota OPEC tersebut dikirim melalui fasilitas yang berada di pulau ini. Serangan terhadap aset militer di wilayah tersebut oleh AS pekan lalu sempat memicu kekhawatiran akan terganggunya pasokan minyak global.
Baca Juga: Serangan Iran Meluas ke Teluk, Harga Minyak Melonjak dan Risiko Global Naik
Juru bicara komisi energi, yang juga merupakan anggota parlemen dan dikutip oleh kantor berita semi-resmi Tasnim, kembali menegaskan sikap tegas Iran terhadap potensi serangan asing. Ia menyatakan bahwa setiap serangan terhadap Pulau Kharg akan berujung pada “penghinaan yang lebih besar dibandingkan Selat Hormuz”.













