kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Produsen otomotif India membeli Ssangyong


Senin, 23 Agustus 2010 / 09:59 WIB
Produsen otomotif India membeli Ssangyong


Reporter: Edy Can, AFP | Editor: Edy Can

SEOUL. Produsen mobil sport India, Mahindra and Mahindra meneken perjanjian jual beli dengan Ssanyong Motor. Dalam rilis yang diumumkan hari ini, Ssangyong setuju dengan penawaran yang diajukan Mahindra and Mahindra itu.

"Kami memberikan hak eksklusif kepada Mahindra dan Mahindra untuk bernegosiasi dan tidak akan melibatkan negosiasi dengan pihak ketiga," kata Ssangyong dalam rilisnya kepada bursa Seoul, Senin (23/8).

Pada 12 Agustus lalu, Ssangyong telah memilih Mahindra and Mahindra sebagai preferred bidder untuk membeli sejumlah sahamnya. Namun tidak disebutkan berapa persen yang akan dijual kepada Mahindra. Tetapi para analis menduga, Mahindra akan mengambil lebih dari 50% saham Ssangyong senilai 500 miliar won atau kurang lebih US$ 418 juta.

Awal Agustus ini, Wakil Presiden Direktur Mahindra Anand Mahindra mengatakan, pembelian saham ini untuk menciptakan platform ekspansi global dan membuat kendaraan SUV.

Ssangyong merupakan produsen mobil terkecil di Korea Selatan. Saat ini, produsen mobil SUV ini sedang berjuang dari jurang kebangkrutan. Sejak Februari 2009, Ssangyong telah meminta jaminan perlindungan pailit dari pengadilan.

Jika perjanjian jual beli ini terlaksana, Mahindra merupakan produsen mobil India kedua yang memasuki Negeri Ginseng. Sebelumnya, Tata Motors juga telah membeli pembuat truk Daewoo Commercial Vehicle pada 2004 silam.




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×