kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.894   12,00   0,07%
  • IDX 6.288   -85,38   -1,34%
  • KOMPAS100 821   -14,50   -1,74%
  • LQ45 625   -8,53   -1,35%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 350   -4,39   -1,24%
  • IDXHIDIV20 426   -3,39   -0,79%
  • IDX80 94   -1,57   -1,65%
  • IDXV30 117   -1,27   -1,08%
  • IDXQ30 111   -1,01   -0,90%

Provokasi jet tempur China membuat bujet pemeliharaan pesawat tempur Taiwan bengkak


Sabtu, 26 September 2020 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. Provokasi jet tempur China membuat bujet pemeliharaan pesawat tempur Taiwan bengkak


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

Kementerian Pertahanan Taiwan bulan ini mengatakan "peningkatan dramatis" pada tingkat ancaman, telah menyebabkan peningkatan besar dalam biaya pemeliharaan yang awalnya tidak dianggarkan.

Amerika Serikat (AS) tahun lalu menyetujui penjualan jet tempur F-16 senilai US$ 8 miliar ke Taiwan, sebuah kesepakatan yang akan menjadikan Taiwan memiliki lebih dari 200 armada F-16 dan terbesar di Asia.

Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang menyatakan keprihatinannya tentang biaya ketegangan dengan China.

“Setiap kali pesawat komunis menyerang Taiwan, angkatan udara kami mengudara, dan biayanya sangat mahal. Ini bukan hanya menjadi beban bagi Taiwan, tapi juga beban yang cukup besar bagi China,” ujarnya.

Seorang diplomat yang berbasis di Taiwan, mengutip percakapan dengan para pejabat keamanan, mengatakan China tampaknya melakukan kampanye gesekan dengan seringnya terbang.

"China mencoba melemahkan pilot Taiwan dengan membuat mereka terus-menerus gelisah," kata diplomat itu tanpa menyebut nama.

Selanjutnya: Presiden Xi: China tak berniat perang dingin atau perang panas dengan negara mana pun




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×