kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Publik Malaysia makin tidak puas, Mahathir pertimbangkan perombakan kabinet


Rabu, 20 November 2019 / 21:33 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad usai menghadiri pelantikan Presiden RI Joko Widodo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 20 Oktober 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kekalahan pada Sabtu lalu adalah yang terburuk dari empat kekalahan koalisi partai berkuasa dalam pemilihan sela, di tengah memudarnya kepercayaan publik atas Pemerintahan Mahathir yang baru memerintah satu setengah tahu.

Mengacu hasil survei lembaga independen Pusat Merdeka, popularitas Mahathir anjlok menjadi 41% pada Juli lalu, jauh di bawah angka 64% ketika dia mengambil alih kekuasaan.

Namun, Mahathir menyatakan, dia mungkin tidak tertarik untuk menggocok susunan kabinetnya jika itu akhirnya melecehkan kebijakan yang telah pemerintahannya tetapkan. Terutama, kalau itu menghalangi Malaysia menjadi tuan rumah KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) tahun depan.

Baca Juga: Mahathir Mohamad: Jelas kami telah ditipu oleh orang-orang Goldman Sachs.

"Tindakan perombakan itu sendiri bukanlah solusi. Bahkan, mungkin akan menjadi masalah. Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Mahathir.

"Tahun depan, kita menghadapi masalah besar karena kita menjadi tuan rumah pertemuan APEC. Kita tidak bisa menganggap ini enteng. Kami ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin," tegasnya.

Informasi saja, aksi protes dengan turun ke jalan memaksa Chili untuk mundur dari menjadi tuan rumah KTT APEC tahun ini. Pemerintah AS dan Chili sedang mendiskusikan untuk menjadi tuan rumah pertemuan di AS pada Januari, tapi Malaysia tidak mendukung gagasan tersebut.

Baca Juga: Mahathir Mohamad hentikan proyek infrastuktur China di Sabah




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×