kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Putin berisiko terisolasi, miliarder Rusia panik


Selasa, 22 Juli 2014 / 08:05 WIB
ILUSTRASI. Promo Carls Jr Februari 2023 tawarkan Paket Star of the Day & Paket 2 For Rp 35.000


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KIEV. Pelaku bisnis miliarder Rusia saat ini tengah dilanda kepanikan. Pasalnya, kebijakan yang akan diambil Presiden Vladimir Putin terkait Ukraina akan menentukan sanksi yang akan didapatkannya.

Salah seorang miliarder Rusia yang menolak namanya ditulis mengatakan, jika putin tidak tergerak untuk mengakhiri perang di Ukraina, dia berisiko menjadi orang yang dikucilkan dunia internasional seperti Aleksandr Lukashenko dari Belarus. AS melabeli Lukashenko sebagai diktator terakhir Eropa. Menurutnya, apa yang akan terjadi setelah itu akan berdampak buruk bagi bisnis dan Rusia.

"Perekonomian dan elit bisnis saat ini tengah dilanda kepanikan. Setiap ada sinyal pemberontakan, mereka akan segera ditaklukkan," jelas Igor Bunin dari Center for Political Technology di Moscow.




TERBARU

[X]
×