kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Raja Thailand masih menjalani perawatan di RS


Minggu, 23 November 2014 / 23:29 WIB
ILUSTRASI. Ini 6 Cara Menghindari Aplikasi Scam di Play Store, Awas Penipuan Online


Sumber: BBC | Editor: Yudho Winarto

BANGKOK. Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, tidak hadir dalam sebuah acara yang sudah dijadwalkan sehingga meningkatkan kekhawatiran akan kesehatannnya.

Raja berusia 86 tahun itu seharusnya memimpin pelantikan dua menteri yang ditunjuk oleh Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, mantan jenderal yang memimpin kudeta Mei tahun ini.

Namun kedua menteri, pada Jumat (22/11) malam, mendapat informasi bahwa Raja Bhumibol tidak bisa bertemu mereka, seperti dilaporkan wartawan BBC, Jonathan Head, dari Bangkok.

Raja masih berada di sebuah rumah sakit di Bangkok setelah menjalani operasi bulan lalu.

Pihak istana mengatakan bahwa tim medis menyarankan agar raja tidak menghadiri pelantikan tersebut.

"Satu tim ahli kerajaan menyarankan raja tidak siap untuk melakukan audiensi. Oleh karena itu tanggal untuk audiensi kerajaan ditunda," seperti tertulis dalam pernyataan Rumah Tangga Kerajaan.

Kesehatan raja yang amat dihormati rakyat Thailand dan menjadi pemersatu di tengah krisis politik menjadi masalah yang sensitif di negeri Gajah Putih itu.

Dia sudah berkuasa selama 67 tahun dan pembahasan suksesi kerajaan dibatasi dengan ketat oleh undang-undang kejahatan negara, dengan ancaman hukuman yang berat bagi orang yang mengkritik kerajaan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×