kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Rekor, Arus Keluar Investor Global dari Pasar Saham AS ke Jepang dan Eropa


Jumat, 02 Mei 2025 / 15:40 WIB
Rekor, Arus Keluar Investor Global dari Pasar Saham AS ke Jepang dan Eropa
ILUSTRASI. A trader works on the floor at the New York Stock Exchange (NYSE) in New York City, U.S., April 28, 2025. REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - LONDON. Investor global mulai menarik dana dari pasar saham Amerika Serikat dan mengalihkan alokasi ke saham Jepang dan Eropa selama sepekan hingga Rabu (30/4), menurut laporan mingguan BofA Global Research yang dirilis Jumat (2/5).

Menurut data dari EPFR yang dirangkum oleh Bank of America (BofA) dikutip Reuters, arus keluar alias outflow dari pasar saham AS sebesar US$ 8,9 miliar dalam sepekan terakhir. Ini terjadi setelah sebelumnya mencatat arus masuk yang cukup besar. BofA mencatat, sejak pemilu AS tahun 2024, setiap US$ 100 yang masuk ke pasar saham AS kini mulai berbalik arah dengan arus keluar sebesar US$ 5 dalam tiga pekan terakhir.

Sebaliknya, saham Jepang mencatat arus masuk terbesar sejak April tahun lalu, yaitu sekitar US$ 4,4 miliar. Saham-saham Eropa juga menarik minat investor global, dengan arus masuk mencapai lebih dari US$ 3 miliar. Ini menjadi sinyal bahwa investor tengah mendiversifikasi portofolio mereka, menjauh dari eksposur dominan terhadap aset-aset AS.

Baca Juga: IHSG Sepekan Ini Tetap Menguat Meski Outflow Asing Capai Rp 1,15 Triliun

Meski demikian, BofA menegaskan belum ada indikasi aksi jual besar-besaran oleh investor asing terhadap aset-aset AS. Saham AS bahkan masih mencatat arus masuk dari investor luar negeri sebesar hampir US$ 4 miliar, dan hanya terdapat penjualan kecil oleh investor asing terhadap obligasi pemerintah AS (Treasuries), setelah enam pekan berturut-turut ada arus masuk.

Laporan ini muncul di tengah ketidakpastian yang dipicu kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump, terutama setelah pengumuman tarif baru pada 2 April. Hal ini memunculkan kekhawatiran apakah investor asing akan terus menjauhi aset-aset AS.

Dalam pasar obligasi, Treasuries AS mencatat arus keluar terbesar sejak akhir 2023, yakni sekitar US$ 4,5 miliar. Sementara itu, emas yang selama ini menjadi aset lindung nilai favorit mengalami arus keluar mingguan pertamanya sejak Januari.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×