kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,15   -14,66   -1.63%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Robert Kiyosaki Bilang Dunia Dipenuhi Uang Palsu, Apa Maksudnya?


Rabu, 01 Maret 2023 / 09:15 WIB
Robert Kiyosaki Bilang Dunia Dipenuhi Uang Palsu, Apa Maksudnya?
ILUSTRASI. Robert Kiyosaki mengatakan, pelajaran pertama dalam Rich Dad Poor Dad adalah orang kaya tidak bekerja untuk uang palsu.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada tahun 1971, Presiden AS Richard Nixon mengubah aturan uang. Tahun itu, dolar AS tak lagi menjadi uang dan menjadi mata uang. Ini adalah salah satu perubahan terpenting dalam sejarah modern, tetapi hanya sedikit orang yang mengerti alasannya.

Sebelum tahun 1971, dolar AS adalah uang nyata yang dikaitkan dengan emas dan perak, itulah sebabnya dolar AS dikenal sebagai sertifikat perak. 

Setelah tahun 1971, dolar AS menjadi Federal Reserve Note—IOU dari pemerintah AS. Alih-alih dolar kita menjadi aset, itu berubah menjadi liabilitas. 

"Saat ini, AS adalah negara pengutang terbesar dalam sejarah karena perubahan ini," jelas Kiyosaki.

Melihat sekilas sejarah uang modern, mudah dipahami mengapa perubahan tahun 1971 begitu penting.

Setelah Perang Dunia I, sistem moneter Jerman runtuh. Ada banyak alasan untuk ini, salah satunya karena pemerintah Jerman diizinkan mencetak uang sesuka hati. Banjir uang menyebabkan inflasi yang tidak terkendali. 

Pada tahun 1913, sepasang sepatu berharga 13 mark. Pada tahun 1923, sepasang sepatu yang sama itu bernilai 32 triliun mark!

Baca Juga: Robert Kiyosaki dan Charlie Munger Berbeda Pandangan Soal Investasi di Bitcoin

"Ketika inflasi meningkat, tabungan kelas menengah terhapus. Dengan hilangnya tabungan mereka, kelas menengah menuntut kepemimpinan baru. Adolf Hitler terpilih sebagai Kanselir Jerman pada tahun 1933 dan, seperti yang kita ketahui, Perang Dunia II diikuti dengan pembunuhan jutaan orang Yahudi," ceritanya.

Apa itu uang palsu?

Ketika Presiden Nixon mengambil dolar AS dari standar emas pada tahun 1971, dolar AS menjadi uang palsu. Untuk memahami bagaimana melepas dolar dari standar emas mengubah dolar AS menjadi uang palsu, simak penjelasan berikut. 

Ketika mata uang tidak terikat dengan uang asli, pemerintah dapat mencetak lebih banyak uang begitu saja. Hal ini menyebabkan inflasi, mendevaluasi daya beli mata uang itu.

Ini bukan hal baru. Negara-negara dari Roma kuno hingga Republik Weimar Jerman hingga Zimbabwe modern telah mencetak atau menurunkan nilai uang sampai tidak bisa kembali. Ini menghasilkan hiperinflasi di mana uang benar-benar menjadi tidak berharga dan orang menggunakannya untuk membuat api daripada membeli barang.

Baca Juga: Robert Kiyosaki: Rich Dad Berpesan Bekerja Keras dan Menabung Tak Akan Bikin Kaya

"Meskipun saat ini kita tidak mengalami hiperinflasi, seperti yang saya sebutkan sebelumnya, AS menghadapi tingkat inflasi tertinggi dalam sejarah. Mengingat ketidakamanan global antara pandemi dan perang, tidak sulit membayangkan skenario di mana kita melihat hiperinflasi. Pertanyaannya adalah bagaimana Anda mempersiapkan diri seperti yang dilakukan orang kaya?" urainya.




TERBARU

[X]
×