Sumber: Money Wise | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Saat pasar memasuki periode penutup di akhir 2025, penulis "Rich Dad Poor Dad" Robert Kiyosaki kembali melontarkan peringatan keras.
“Saat jutaan orang kehilangan segalanya... kalau Anda sudah bersiap, krisis ini justru bisa membuat Anda semakin kaya,” tulis Kiyosaki seperti yang dilansir dari Money Wise.
Jadi bagaimana cara Kiyosaki bersiap?
“Ini waktunya membeli lebih banyak emas, perak, Bitcoin, dan Ethereum,” katanya.
Mari lihat lebih dekat aset-aset yang dimaksud.
Logam Mulia
Kiyosaki tidak pernah menyembunyikan dukungannya terhadap emas dan perak — terutama saat krisis, ia semakin yakin pada kedua instrumen ini. Sikapnya jelas:
“Saya bukan membeli emas karena saya suka emas, saya membeli emas karena saya tidak percaya pada The Fed,” katanya dalam wawancara pada 2021.
Emas dan perak selama ini dipandang sebagai aset safe haven. Tidak seperti mata uang fiat, logam mulia tidak bisa dicetak sesuka hati oleh bank sentral dan nilainya tidak bergantung pada negara atau ekonomi tertentu.
Baca Juga: Robert Kiyosaki Peringatkan Dua Sektor Ini Terancam Krisis Akibat AI
Kelangkaan itulah, serta sejarah panjangnya sebagai penyimpan nilai, yang membuat investor beralih ke logam mulia saat inflasi meningkat, ekonomi goyah, atau ketidakstabilan geopolitik terjadi, sehingga mendorong harganya naik.
Kali ini, ia memberi perhatian khusus pada perak.
“Perak adalah yang terbaik dan paling aman. Harga perak saat ini sekitar US$ 50. Saya memperkirakan harga akan naik ke US$ 70 dalam waktu dekat dan mungkin mencapai US$ 200 pada 2026,” jelasnya.
Tidak berhenti di perak, Kiyosaki juga membuat prediksi agresif mengenai emas. Dalam unggahan lain di X, ia berkata:
“Target harga emas saya adalah US$ 27.000.”
Ia menyebut prediksi tersebut berasal dari Jim Rickards, teman sekaligus pakar investasi.
Kiyosaki menambahkan, ia sudah menyiapkan diri menghadapi skenario itu:
“Saya punya dua tambang emas,” katanya.
Baca Juga: Debat Panas Soal Bitcoin: Buffett Bilang Spekulasi, Kiyosaki Bilang Masa Depan













