kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Rupiah Jatuh ke Rp17.360 Kamis (30/4) Pagi, Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia


Kamis, 30 April 2026 / 09:36 WIB
Rupiah Jatuh ke Rp17.360 Kamis (30/4) Pagi, Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai tukar mata uang Asia mayoritas melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (30/4/2026) pagi. Rupiah dan ringgit Malaysia tercatat memimpin pelemahan di kawasan.

Melansir Reuters berdasarkan data perdagangan pukul 02.15 GMT, rupiah berada di level Rp17.360 per dolar AS, melemah sekitar 0,49% dibandingkan posisi sebelumnya di Rp17.275. Sementara itu, ringgit Malaysia turun 0,30% ke level 3,962 per dolar AS.

Baca Juga: Produksi Industri Jepang Turun pada Maret 2026, Tertekan Penurunan Output Kimia

Pelemahan juga terjadi pada dolar Taiwan yang terkoreksi 0,24%.

Sebaliknya, beberapa mata uang lainnya menunjukkan penguatan tipis terhadap dolar AS, seperti yen Jepang yang menguat 0,09% ke 160,24 per dolar AS, dolar Singapura naik 0,08%, won Korea Selatan menguat 0,14%, baht Thailand naik 0,12%, dan peso Filipina menguat 0,19%.

Secara year-to-date (ytd) hingga 2026, sebagian besar mata uang Asia masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS. Rupiah tercatat melemah sekitar 3,97% dibandingkan posisi akhir 2025 di Rp16.670 per dolar AS.

Won Korea Selatan juga melemah 3,16% sepanjang tahun berjalan, baht Thailand turun 3,85%, dan peso Filipina terkoreksi 4,33%. Bahkan rupee India mencatat pelemahan lebih dalam hingga 5,25%.

Baca Juga: Saham Teknologi Asia Menguat Kamis (30/4), Obligasi Tertekan saat Harga Minyak Naik

Di sisi lain, terdapat beberapa mata uang yang masih menguat terhadap dolar AS sejak awal tahun.

Ringgit Malaysia menguat sekitar 2,37%, diikuti yuan China yang naik 2,20%, serta dolar Singapura yang menguat tipis 0,42%.

Pergerakan mata uang Asia ini mencerminkan tekanan dari penguatan dolar AS, seiring naiknya imbal hasil obligasi AS dan meningkatnya ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama di negara tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×