kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Rusia ke AS dan Eropa: Jangan ganggu Belarusia


Rabu, 26 Agustus 2020 / 08:27 WIB
ILUSTRASI. Warga menghadiri demonstrasi oposisi untuk memprotes hasil pemilihan presiden di Minsk, Belarus, Senin (17/8/2020). REUTERS/Vasily Fedosenko


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Kementerian luar negeri Rusia mengatakan pada Selasa (24/8/2020) bahwa pihaknya telah memperingatkan Amerika Serikat dan Uni Eropa agar tidak menjatuhkan sanksi kepada sekutunya Belarusia dan mencampuri urusan dalam negerinya.

Melansir Reuters, hal tersebut dibuat dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis setelah pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Wakil Menteri Luar Negeri AS Stephen Biegun di Moskow.

"Selama diskusi mengenai situasi saat ini di Belarus, pihak Rusia seharusnya tidak ada upaya untuk menekan Minsk, baik melalui sanksi atau politik," kata pernyataan itu.

Baca Juga: Pernyataan kritikus Kremlin: Kematian saya tidak akan membantu Putin

Belarusia telah mengalami lebih dari dua minggu pemogokan massal dan protes atas sengketa pemilihan presiden 9 Agustus.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada Kanselir Jerman Angela Merkel, setiap upaya untuk ikut campur dalam urusan dalam negeri Belarusia tidak dapat diterima.

Setiap upaya semacam itu akan menyebabkan eskalasi krisis politik di Belarusia, kata Putin kepada Merkel melalui panggilan telepon, menurut Kremlin dalam sebuah pernyataan Selasa (18/8), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Rusia: Belum perlu membantu Belarusia secara militer untuk saat ini

Alexander Lukashenko, Presiden Belarusia, Selasa (18/8), memberikan medali "untuk pelayanan yang sempurna" kepada pejabat penegak hukum yang telah membantunya menindak pengunjuk rasa yang menuntut dia mundur selama 10 hari terakhir.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×