kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 18.010   3,00   0,02%
  • IDX 6.142   33,77   0,55%
  • KOMPAS100 810   8,96   1,12%
  • LQ45 618   9,83   1,62%
  • ISSI 211   -0,32   -0,15%
  • IDX30 350   6,27   1,83%
  • IDXHIDIV20 437   8,24   1,92%
  • IDX80 93   1,12   1,22%
  • IDXV30 118   0,75   0,64%
  • IDXQ30 113   2,28   2,06%

Rusia usir kapal perang Inggris keluar dari perairan Krimea dengan tembakan dan bom


Kamis, 24 Juni 2021 / 05:59 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pesawat tempur Rusia. REUTERS/Evgenia Novozhenina


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Rusia mengatakan pada Rabu (23/6/2021), pihaknya telah melepaskan tembakan peringatan dan menjatuhkan bom di jalur kapal perang Inggris untuk mengusirnya keluar dari perairan yang diklaim Moskow di Laut Hitam di lepas pantai semenanjung Krimea.

Reuters memberitakan, Inggris menolak laporan Rusia tentang insiden itu, dengan mengatakan pihaknya yakin setiap tembakan yang ditembakkan adalah "latihan meriam" Rusia yang telah diumumkan sebelumnya, dan tidak ada bom yang dijatuhkan. 

Akan tetapi kapal perang Inggris itu mengkonfirmasi bahwa kapal perusaknya, HMS Defender, telah berlayar melalui apa yang digambarkan sebagai perairan milik Ukraina.

"Kapal itu melakukan perjalanan lintas damai melalui perairan teritorial Ukraina sesuai dengan hukum internasional," kata Kementerian Pertahanan Inggris dalam sebuah pernyataan seperti yang dilansir Reuters.

Baca Juga: Amerika Serikat siapkan US$ 150 juta untuk perkuat militer Ukraina

Sementara itu, Juru bicara Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan tidak benar bahwa Rusia menembak atau bahwa kapal itu berada di perairan Rusia.

Pakar militer mengatakan, di luar rincian pernyataan Rusia atau Inggris akurat atau tidak, insiden itu tampaknya mewakili peningkatan konfrontasi antara Barat dan Rusia atas jalur laut yang disengketakan.

Kementerian luar negeri Rusia menyebut perjalanan kapal perang Inggris melalui daerah itu sebagai tindakan "provokasi terang-terangan" dan mengatakan akan memanggil duta besar Inggris atas insiden tersebut.

Baca Juga: Marinir Rusia menggelar latihan pendaratan pasukan amfibi di pantai Krimea




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×