Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham-saham Jepang turun pada hari Senin (19/1), memperpanjang penurunan dari rekor tertinggi karena kekhawatiran geopolitik dan perdagangan yang kembali muncul membebani sentimen risiko global.
Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (19/1), indeks Nikkei 225 merosot 1,3% menjadi sekitar 53.250, sementara indeks Topix tertekan lebih dalam yakni turun 0,6% menjadi 3.635.
Sentimen melemah setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru pada delapan negara Eropa dalam upaya untuk menguasai Greenland, yang menuai kritik dari para pemimpin Eropa.
Di dalam negeri, investor menantikan keputusan kebijakan Bank Sentral Jepang minggu ini. Suku bunga diperkirakan akan tetap tidak berubah, dengan pasar mengamati kemungkinan perubahan pada bulan Juni.
Spekulasi juga meningkat bahwa Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi mungkin akan mengadakan pemilihan umum mendadak bulan depan untuk mengkonsolidasikan kekuasaan dan memajukan kebijakan fiskal ekspansif. Di antara saham-saham individual, kerugian dipimpin oleh saham-saham unggulan termasuk Mitsubishi UFJ (-1,2%), Fujikura (-2,5%), SoftBank Group (-0,8%), Advantest (-1,5%), dan Toyota Motor (-2,3%).












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
