kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.978   -52,00   -0,29%
  • IDX 5.870   123,21   2,14%
  • KOMPAS100 777   17,58   2,31%
  • LQ45 583   13,46   2,36%
  • ISSI 201   3,96   2,01%
  • IDX30 331   8,03   2,49%
  • IDXHIDIV20 405   7,22   1,81%
  • IDX80 88   1,70   1,98%
  • IDXV30 110   1,90   1,75%
  • IDXQ30 105   1,61   1,55%

Saingi China dan Korea Utara, Jepang kerek anggaran militer ke rekor tertinggi


Jumat, 20 Desember 2019 / 09:57 WIB
ILUSTRASI. Para pejabat senior Kementerian Pertahanan Jepang, Pasukan AS di Jepang, Pasukan Udara Pasifik, dan Lockheed Martin berkumpul di hangar Pasukan Bela Diri Udara Jepang (JASFD) untuk upacara penyambutan F-35A Lightning II untuk bergabung dalam Skadron Sayap


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Presiden AS Donald Trump berterima kasih kepada Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe karena telah membeli peralatan dari negeri uak Sam, yang membantu meredakan dampak ketegangan perdagangan dengan China.

Pembelian besar Jepang tahun depan akan mencakup sembilan pesawat tempur stealth F-35 buatan Lockheed Martin, termasuk enam unit short take-off and vertical landing (STOVL) varian B yang bisa lepas landas dari kapal induk, seharga 107 miliar yen. Jepang berencana untuk mengerahkan pesawat siluman itu untuk memperluas jangkauan operasional Pasukan Bela Diri.

Baca Juga: Demi kembangkan kendaraan listrik, Isuzu beli UD Trucks milik Volvo

Kementerian Pertahanan Jepang juga akan menghabiskan lebih dari US$ 1 miliar untuk memperkuat pertahanan rudal balistik, termasuk pembelian generasi baru rudal yang dirancang Raytheon untuk menembak jatuh hulu ledak yang masuk wilayah udara mereka. 

Selain itu, Kementerian Pertahanan bakal mengalokasikan dana untuk membangun dua stasiun pelacakan rudal Aegis Ashore di darat dengan radar baru yang kuat.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×