kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.913   -75,00   -0,42%
  • IDX 6.094   -27,85   -0,45%
  • KOMPAS100 789   -4,26   -0,54%
  • LQ45 604   -3,99   -0,66%
  • ISSI 211   -0,36   -0,17%
  • IDX30 335   -2,63   -0,78%
  • IDXHIDIV20 426   -0,80   -0,19%
  • IDX80 90   -0,51   -0,56%
  • IDXV30 115   0,17   0,14%
  • IDXQ30 109   -0,45   -0,41%

Sanofi dan GlaxoSmithKline tunda peluncuran vaksin corona, ada apa?


Sabtu, 12 Desember 2020 / 05:10 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Sanofi menyebutkan, hasil uji coba Fase I dan II menunjukkan respons kekebalan yang sebanding dengan pasien yang pulih dari COVID-19 pada orang dewasa berusia 18 hingga 49 tahun.

Tetapi, "menunjukkan respons kekebalan yang rendah pada orang dewasa yang lebih tua kemungkinan besar karena konsentrasi antigen yang tidak mencukupi," sebut Sanofi seperti dikutip Reuters.

Tadinya, uji coba Fase III bergulir bulan ini. Namun, Sanofi mengatakan, akan meluncurkan studi fase IIb pada Februari tahun depan.

"Studi ini akan mencakup perbandingan yang diusulkan dengan vaksin Covid-19 resmi," kata Sanofi yang bermarkas di Paris, Prancis, dan menolak memberikan perincian lebih lanjut.

"Jika datanya positif, studi Fase III global dapat dimulai pada kuartal kedua 2021. Hasil positif dari studi ini akan mengarah pada pengajuan regulasi pada paruh kedua 2021, sehingga menunda ketersediaan potensial vaksin dari pertengahan 2021 hingga kuartal empat 2021," ungkap Sanofi

Sanofi dan GlaxoSmithKline asal Inggris menambahkan, mereka telah memperbarui kontrak pembelian vaksin dengan sejumlah negara dan Komisi Eropa.

Selanjutnya: Profil Sinovac, perusahaan China yang kirim vaksin corona ke Indonesia




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×