Sumber: Forbes | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - Pendiri Amazon, Jeff Bezos, menyarankan generasi muda, khususnya Gen Z, untuk mengumpulkan pengalaman kerja terlebih dahulu sebelum mendirikan perusahaan sendiri.
Menurutnya, kisah sukses pendiri teknologi yang langsung melompat dari bangku kuliah ke bisnis besar adalah pengecualian, bukan aturan umum.
Bezos menyinggung figur seperti Mark Zuckerberg dan Bill Gates, yang mendirikan Facebook dan Microsoft saat masih berusia 19 tahun dan belum menyelesaikan kuliah. Namun, ia menilai kisah mereka tidak bisa dijadikan patokan bagi semua calon wirausaha muda.
Baca Juga: Jeff Bezos dan Empat Anaknya, Kisah Keluarga di Balik Kesuksesan Amazon
“Memang mungkin saja di usia 18 atau 19 tahun seseorang keluar dari kuliah lalu jadi pengusaha hebat, tapi itu pengecualian,” kata Bezos dalam wawancara di Italian Tech Week, tahun lalu.
Bezos menekankan pentingnya bekerja di perusahaan dengan praktik terbaik untuk mempelajari dasar-dasar bisnis. Mulai dari cara merekrut karyawan, melakukan wawancara, hingga membangun budaya kerja yang sehat.
“Saran saya ke anak muda: bekerja dulu di perusahaan yang bagus, tempat kamu bisa belajar banyak hal fundamental. Setelah menyerap semua itu, masih ada banyak waktu untuk memulai perusahaan sendiri,” ujarnya.
Menurut Bezos, bekerja terlebih dahulu justru meningkatkan peluang sukses ketika akhirnya memutuskan berwirausaha.
Baca Juga: Saham Amazon Rekor, Kekayaan Jeff Bezos Bertambah Rp 396 Triliun dalam Sehari
Ia sendiri mendirikan Amazon pada usia 30 tahun, setelah hampir satu dekade menimba pengalaman kerja. Saat ini, Bezos tercatat sebagai orang terkaya ketiga di dunia dengan kekayaan sekitar US$268 miliar.
Bezos meyakini tambahan pengalaman tersebut berperan besar dalam kesuksesan Amazon, yang kini memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$ 2,64 triliun.
“Tambahan 10 tahun pengalaman itu benar-benar meningkatkan peluang Amazon untuk berhasil,” katanya.
Selain pengalaman kerja, Bezos juga menilai pendidikan formal tetap memberi manfaat. Ia lulus dengan predikat summa cum laude dari Universitas Princeton pada 1986 dan aktif di berbagai organisasi akademik.
Latar belakang itu kemudian berpengaruh pada pendirian Blue Origin, perusahaan teknologi antariksa yang ia sebut sebagai pekerjaan terpenting dalam hidupnya.
Baca Juga: Simak 6 Tips Terbaik Membangun Kekayaan dari Jeff Bezos
“Saya menyelesaikan kuliah dan menikmatinya. Menurut saya, itu membantu,” ujar Bezos.
Meski demikian, perdebatan soal nilai kuliah terus menguat di kalangan generasi muda. Biaya pendidikan yang kian mahal dan peluang kerja lulusan baru yang menyempit membuat banyak orang mempertanyakan imbal hasil gelar sarjana.
Bahkan CEO Ford, Jim Farley, menyebut kuliah layak diperdebatkan.
Advokat pendidikan vokasi Mike Rowe juga mengkritik lonjakan biaya pendidikan. “Tidak ada dalam sejarah peradaban Barat yang naik harganya secepat biaya kuliah empat tahun,” katanya.













