Sumber: Sport Bible,Sky Sports,The Sun | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Ruben Amorim jelas di ujung tanduk. Dua kali kalah dan satu kali seri di tiga laga pertama musim ini jelas bukan hasil yang baik untuk klub sekelas Manchester United.
Datang membawa harapan besar karena sukses bersama Sporting CP. Ruben Amorim diharapkan bisa memperbaiki kerusakan parah di tubuh Manchester United pasca ditinggal Sir Alex Ferguson tahun 2013.
Amorim membuka musim 2025/2026 dengan sangat buruk. Dimulai dengan kalah dari Arsenal di Liga Primer Inggris (EPL). Hasil ini sebenarnya bisa diprediksi, sayangnya hal ini terjadi di Old Trafford.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Pelatih Hebat untuk Gantikan Ruben Amorim di MU
Pada laga kedua, MU nyaris menang dari Fulham. Jelang laga usai, Fulham berhasil menyamakan keadaan. Hasil ini jelas menimbulkan pertanyaan.
Puncak kekacauan terjadi saat MU gugur dari Carabao Cup setelah kalah dari klub kasta keempat, Grimsby Town. MU bahkan sempat tertinggal 2-0 di babak pertama. Setelah susah payah menyamakan kedudukan, Bruno Fernandes dkk akhirnya kalah di babak adu penalti.
Sekarang, nasib Ruben Amorim masih dipertanyakan. Banyak yang memprediksi bahwa semua ini akan berujung pada pemecatan.
Baca Juga: Diminta Latih MU, Zinedine Zidane Ajukan Sejumlah Syarat
Pesangon yang Diterima Ruben Amorim
Pasca kekalahan melawan Grimsby, Amorim mengakui bahwa ruang ganti "bersuara lebih keras" dari biasanya. Meski tak menjelaskan apa yang terjadi, namun hal itu sudah cukup menggambarkan seberapa intens situasi di belakang layar.
"Saya rasa para pemain berbicara sangat lantang hari ini. Tim terbaik menang. Saya rasa apa yang mereka katakan sudah sangat jelas. Mari kita lanjutkan dari hari ini. Saya rasa apa yang terjadi hari ini sudah sangat jelas," kata Amorim dalam konferensi pers usai laga hari Kamis (28/8), dikutip SkySports.
Jika dipecat, Manchester United harus membayar pesangon alias biaya kompensasi yang cukup besar kepada Amorim.
Baca Juga: Reformasi Lini Serang Manchester United Bernilai Rp 4,5 Triliun
Dilansir dari Sport Bible, Amorim berpenghasilan £125.000 atau sekitar Rp 2,7 miliar per pekan. Dirinya masih memiliki sisa kontrak sebanyak 22 bulan.
Jika melihat angka itu, kemungkinan besar Manchester United akan mengeluarkan biaya sekitar £11,9 juta atau sekitar Rp 263,2 miliar jika mereka harus membayarnya sisa kontraknya secara penuh.
Menurut laporan The Sun, Amorim diyakini memiliki klausul 'kedap air' dalam kontraknya, yang berarti ia akan menerima sisa kontrak dua setengah tahunnya jika ia dipecat.
Sebagai perbandingan, tahun lalu Manchester United membayar tagihan kompensasi sebesar £14,5 juta atau sekitar Rp 320,7 miliar kepada Erik ten Hag dan tim pelatihnya setelah pemecatannya.
Baca Juga: Benjamin Sesko Tiba, Ini 10 Pembelian Termahal Manchester United Sepanjang Masa
Tonton: Stok BBM di SPBU Swasta Kosong, Wamen ESDM Buka Suara