kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.054   54,00   0,30%
  • IDX 5.751   -190,38   -3,20%
  • KOMPAS100 761   -24,84   -3,16%
  • LQ45 575   -14,38   -2,44%
  • ISSI 199   -6,62   -3,21%
  • IDX30 326   -7,86   -2,35%
  • IDXHIDIV20 405   -7,33   -1,78%
  • IDX80 86   -2,60   -2,93%
  • IDXV30 110   -3,16   -2,79%
  • IDXQ30 106   -2,28   -2,12%

Sejumlah negara meng-grounded Boeing Dreamliner


Kamis, 17 Januari 2013 / 17:36 WIB
ILUSTRASI. Promo Emina di Dan+Dan


Sumber: BBC |

NEW YORK. Permasalahan yang menimpa Boeing jenis Dreamliner 787 ternyata makin serius. Setelah maskapai milik Japan Airlines beberapa kali gagal terbang, akhirnya Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mengeluarkan larangan terbang sementara bagi pesawat jenis itu.

Permasalahan yang terjadi terletak pada baterai pesawat yang mudah terbakar. Dengan keputusan ini, maka seluruh maskapai penerbangan AS dilarang menerbangkan Boeing 787 sampai risiko kebakaran baterai bisa diatasi.

Untungnya, maskapai yang memiliki Dreamliner jenis ini hanya satu. Perusahaan tersebut adalah United Airlines. Perusahaan itu telah menyatakan akan menyediakan pesawat alternatif bagi penumpang yang sedianya dijadwalkan diangkut dengan Dreamliner.

Keputusan FAA dikeluarkan menyusul serangkaian insiden yang melibatkan pesawat Boeing 787, termasuk kebakaran dan kebocoran tangki bahan bakar selama beberapa minggu terakhir.

Dua maskapai penerbangan Jepang Rabu kemarin (16/01) secara sukarela menghentikan terbang armada Boeing 787 sambil menunggu pemeriksaan keselamatan menyeluruh.

Pukulan berat bagi Boeing

Selain Jepang, Air India juga menghentikan terbang sementara enam pesawat Being 787 menyusul larangan paman Sam.

"FAA telah mengeluarkan perintah untuk menghentikan sementara Dreamliner. Kami mengambil keputusan setelah itu," terang Direktur Penerbangan Sipil India, Arun Mishra.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, juru bicara maskapai penerbangan Polandia mengatakan penerbangan perdana dengan Boeing 787 dari Chicago ke Warsawa dibatalkan.

Larangan terbang sementara ini merupakan pukulan berat bagi Boeing yang selama ini berusaha mempercepat produksi pesawat andalan itu. Namun bos Boeing, Jim McNerney mengklaim bahwa pesawat jenis 787 masih aman digunakan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×