kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.055   55,00   0,32%
  • IDX 6.989   -37,36   -0,53%
  • KOMPAS100 965   -5,89   -0,61%
  • LQ45 708   -6,82   -0,95%
  • ISSI 250   -1,40   -0,56%
  • IDX30 388   -0,50   -0,13%
  • IDXHIDIV20 481   -1,39   -0,29%
  • IDX80 109   -0,72   -0,66%
  • IDXV30 133   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 126   -0,40   -0,32%

Selandia Baru geber penangkapan ikan ilegal


Kamis, 15 Januari 2015 / 08:18 WIB
ILUSTRASI. SImak cara mengoptimalkan Feng Shui di apartemen tipe studio Anda


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WELLINGTON. Kapal patroli angkatan laut Selandia Baru berjaga di dekat dua kapal yang dicurigai menangkap ikan secara ilegal di Samudra Antartika. Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully mengatakan, kapal patroli HMNZS Wellington memonitor dua kapal berbendera Guinea Ekuator ini.

Otoritas Guinea sebenarnya memberi izin bagi Selandia Baru untuk masuk ke kapal ini. Tapi, awak kapal melarang masuknya patroli ke kapal mereka. "Karena kondisi dan taktik mengelak para pemiliknya, kami tidak mungkin mendarat di kapal dengan selamat," kata McCully kepada BBC.

McCully mengatakan, meski kapal ini berbendera Guinea Ekuator, pihaknya mencurigai bahwa kapal ini terhubung dengan sindikat dari Spanyol. Saat ini Selandia Baru bekerja sama dengan Interpol untuk menyelidiki keterkaitan dengan sindikat Spanyol dan mencegah kapal ini bongkar muat di pelabuhan terdekat.

McCully menambahkan, pihaknya memiliki bukti kuat bahwa kedua kapal ini menangkap ikan antarctic toothfish atau Chilean sea bass. Penangkapan ikan di Samudra Antartika diatur sangat ketat. "Ini merupakan aktivitas kriminal internasional," kata McCully.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×