kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.875   -25,00   -0,15%
  • IDX 8.012   76,70   0,97%
  • KOMPAS100 1.130   13,21   1,18%
  • LQ45 819   3,38   0,41%
  • ISSI 283   5,05   1,82%
  • IDX30 427   0,37   0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -2,58   -0,50%
  • IDX80 126   1,21   0,97%
  • IDXV30 139   0,29   0,21%
  • IDXQ30 139   -0,38   -0,27%

Selandia Baru geber penangkapan ikan ilegal


Kamis, 15 Januari 2015 / 08:18 WIB
Selandia Baru geber penangkapan ikan ilegal
ILUSTRASI. SImak cara mengoptimalkan Feng Shui di apartemen tipe studio Anda


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WELLINGTON. Kapal patroli angkatan laut Selandia Baru berjaga di dekat dua kapal yang dicurigai menangkap ikan secara ilegal di Samudra Antartika. Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully mengatakan, kapal patroli HMNZS Wellington memonitor dua kapal berbendera Guinea Ekuator ini.

Otoritas Guinea sebenarnya memberi izin bagi Selandia Baru untuk masuk ke kapal ini. Tapi, awak kapal melarang masuknya patroli ke kapal mereka. "Karena kondisi dan taktik mengelak para pemiliknya, kami tidak mungkin mendarat di kapal dengan selamat," kata McCully kepada BBC.

McCully mengatakan, meski kapal ini berbendera Guinea Ekuator, pihaknya mencurigai bahwa kapal ini terhubung dengan sindikat dari Spanyol. Saat ini Selandia Baru bekerja sama dengan Interpol untuk menyelidiki keterkaitan dengan sindikat Spanyol dan mencegah kapal ini bongkar muat di pelabuhan terdekat.

McCully menambahkan, pihaknya memiliki bukti kuat bahwa kedua kapal ini menangkap ikan antarctic toothfish atau Chilean sea bass. Penangkapan ikan di Samudra Antartika diatur sangat ketat. "Ini merupakan aktivitas kriminal internasional," kata McCully.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×