kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Serangan Rusia ke Ukraina Makin Dekat, Harga Bitcoin & Mata Uang Kripto Makin Rontok


Selasa, 22 Februari 2022 / 12:29 WIB
Serangan Rusia ke Ukraina Makin Dekat, Harga Bitcoin & Mata Uang Kripto Makin Rontok
ILUSTRASI. Harga Bitcoin dan sebagian besar mata uang kripto pada Selasa (22/2/2022) makin berguguran, menyusul serangan Rusia ke Ukraina semakin dekat


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Harga Bitcoin dan sebagian besar mata uang kripto makin berguguran pada Selasa (22/2), karena serangan Rusia ke Ukraina semakin dekat menyusul pengakuan atas dua wilayah di Ukraina Timur yang memisahkan diri.
 
Berdasarkan data CoinMarketCap pada Selasa (22/2) pukul 12.10 WIB, harga Bitcoin turun 6,49% dalam 24 jam terakhir ke posisi US$ 36.724,77. Lalu, harga Ethereum melorot 8,03% menjadi US$ 2.520,69

Sementara harga XRP anjlok lebih dalam, mencapai 14,43% ke US$ 0,6815, Cardano merosot 15,41% jadi US$ 0,8271, dan Solana menukik 13,22% menjadi US$ 82,01.

Sedang harga mata uang kripto berbasis meme, Dogecoin dan Shiba Inu masing-masing jatuh 10,36% ke posisi US$ 0,1257 dan 13,99% jadi US$ 0,00002356.

Baca Juga: Rusia di Ambang Menyerang Ukraina, Harga Bitcoin dan Mata Uang Kripto Lain Rontok

Dalam pidato yang disiarkan langsung, Senin (21/2), Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui dua republik pro-Rusia yang memisahkan diri di Ukraina Timur.

Dia juga mengungkapkan alasan untuk menyerang Ukraina, dengan mengatakan bahwa Pemerintah Ukraina yang pro-Barat merupakan ancaman bagi Rusia.

Dalam beberapa pekan terakhir, investor yang khawatir telah mengadopsi lebih banyak strategi penghindaran risiko untuk mengantisipasi kenaikan harga energi serta sanksi oleh AS dan sekutu Eropanya terhadap Rusia.

"Begitulah sensitivitas di pasar keuangan saat ini, kepercayaan sementara dapat menguap dengan cepat," kata Susannah Streeter, Senior Investment and Markets Hargreaves Lansdown.

"Dan, itulah yang telah kita lihat hari ini, setelah apa yang tampaknya menjadi kemerosotan lain dalam hubungan antara Rusia dan kekuatan Barat," ujar dia kepada CoinDesk.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×