kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Serikat Pekerja Pelabuhan Yunani Blokir Kargo 21 ton Amunisi untuk Israel


Jumat, 18 Oktober 2024 / 20:19 WIB
ILUSTRASI. Serikat pekerja pelabuhan Yunani memblokir kiriman amunisi dari Makedonia Utara ke Israel. Houthi Military Media/Handout via REUTERS 


Sumber: Reuters | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - Puluhan anggota serikat pekerja pelabuhan Yunani telah memblokir kontainer bermuatan amunisi yang ditujukan ke Israel. Menurut penjaga pantai dan pejabat serikat pekerja, aksi itu dilakukan sebagai protes terhadap perang Gaza.

Kontainer tersebut, yang tiba di pelabuhan Pireaus Yunani pada hari Kamis (17/10). Menurut salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya isinya adalah 21 ton amunisi. Kargo tersebut diangkut dari Makedonia Utara dan akan dimuat ke atas kapal berbendera Kepulauan Marshall yang menuju Israel.

Sebelum insiden tersebut, serikat pekerja pelabuhan telah meminta para pekerja untuk memprotes dan memblokir pengiriman senjata dan amunisi yang akan digunakan dalam perang tersebut.

"Sudah waktunya untuk berteriak lantang bahwa kami tidak akan membiarkan pelabuhan Piraeus menjadi batu loncatan perang," demikian pernyataan mereka yang diunggah di Facebook.

"Kami berjuang untuk perdamaian...tidak untuk partisipasi Yunani dalam perang!"

Baca Juga: Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Tewas, Hezbollah Janjikan Eskalasi Perang dengan Israel

Foto-foto yang diunggah kemudian di halaman Facebook yang sama menunjukkan orang-orang membawa suar dan slogan-slogan yang disemprotkan ke truk yang bertuliskan: "Pembunuh, keluar dari pelabuhan".

Yunani mendukung hak Israel untuk membela diri di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan kelompok militan Hamas di Gaza tetapi telah menyerukan gencatan senjata segera untuk mengakhiri apa yang disebut sebagai bencana kemanusiaan yang tak terbayangkan.

Akibat aksi tersebut, saat ini surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk seroang pemimpin serikat pekerja. Pasalnya kontainer tersebut memiliki izin transit yang sah. Truk dengan muatan tersebut tetap berada di otoritas pelabuhan dan penyelidikan telah diluncurkan. 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×