kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Setelah 25 tahun, bekas diktator Haiti pulang kampung


Senin, 17 Januari 2011 / 11:03 WIB
Setelah 25 tahun, bekas diktator Haiti pulang kampung


Reporter: Edy Can, AFP | Editor: Edy Can


PORT AU PRINCE. Setelah hampir 25 tahun mengasingkan diri, bekas diktator Haiti Jean Claude "Baby Doc" Duvalier akhirnya pulang kampung. Duvalier secara mengejutkan memutuskan pulang ke Haiti, Minggu (16/1) lalu.

Duvalier yang selama ini tinggal di Prancis tidak menyebutkan alasannya pulang kampung. Saat tiba di bandara Haiti, dia hanya mengatakan,"Saya datang untuk membantu."

Bekas diktator berusia 59 tahun ini, datang memakai kemeja biru dan dasi. Ketika sampai di Haiti, Duvalier langsung bersujud dan mencium tanah. "Haiti adalah negaraku. Negara Dessalines," ucap Veronique Roy, teman Duvalier yang menemaninya.

Kondisi Haiti memang sedang berantakan setelah dihantam gempa bumi. Keadaannya makin kacau setelah terjadi sengketa hasil pemilihan presiden.

Duvalier berkuasa sejak 1971 pada usia 19 tahun. Dia memerintah dengan tangan besi. Lima belas tahun kemudian, dia mendapat perlawan dari gerakan pro demokrasi dan terpaksa hengkang ke Prancis.


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×