kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.068   68,00   0,38%
  • IDX 5.831   -110,51   -1,86%
  • KOMPAS100 772   -13,79   -1,76%
  • LQ45 581   -7,52   -1,28%
  • ISSI 203   -3,06   -1,49%
  • IDX30 329   -4,53   -1,36%
  • IDXHIDIV20 407   -4,66   -1,13%
  • IDX80 87   -1,38   -1,56%
  • IDXV30 111   -2,17   -1,91%
  • IDXQ30 107   -1,38   -1,28%

Setelah 86 tahun, warga Turki bisa salat lagi di Hagia Sophia


Sabtu, 25 Juli 2020 / 00:30 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Sejarah Hagia Sophia sendiri adalah sebuah bangunan yang merupakan katedral Bizantium Kristen selama 900 tahun sebelum direbut oleh Ottoman dan berfungsi sebagai masjid hingga 1934.

Asal tahu, selama 17 tahun pemerintahannya, Erdogan telah memperjuangkan Islam dan ketaatan beragama dan mendukung upaya untuk mengembalikan status masjid Hagia Sophia. 

Baca Juga: Beralih fungsi jadi masjid, Hagia Sophia gelar salat Jumat perdana

Konversi ini sendiri memicu kecaman sengit dari para pemimpin gereja, yang mengatakan konversi ke ibadah Muslim eksklusif berisiko memperdalam perpecahan agama. 

Namun pemerintah Turki mengatakan situs itu akan tetap terbuka untuk pengunjung dan karya seni Kristennya dilindungi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×