kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Setelah China, kini giliran pesawat pembom AS yang terbangi langit Taiwan


Rabu, 12 Februari 2020 / 16:08 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pemsawat pembom AS. Tiga pesawat militer Amerika Serikat termasuk dua peswat pembom B-52, terbang di dekat Taiwan pada hari Rabu. U.S. Air Force/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS -- THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. TPX IMAGES O


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Hal ini membuat Taiwan mendesak China untuk memfokuskan upayanya memerangi virus korona baru daripada mengancam pulau itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Taiwan Joanne Ou mengatakan dalam sebuah pernyataan sebelumnya pada hari Rabu bahwa kegiatan militer China hanya menyebabkan kemarahan di pulau itu dan merusak perkembangan hubungan damai di selat tersebut.

Baca Juga: Perempuan Iran meninggal diduga terinfeksi virus corona

"Pemerintah kami akan terus mengadopsi sikap pragmatis dan terkendali, dengan hati-hati menangani hubungan lintas-selat, dan memperdalam kerja sama dengan negara-negara dengan cita-cita serupa, termasuk Amerika Serikat, dalam menanggapi meningkatnya ancaman militer Tiongkok," tambahnya.




TERBARU

[X]
×