kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Sistem rudal S-550 terbaru milik Rusia diklaim mampu menghalau ledakan nuklir


Rabu, 17 November 2021 / 12:56 WIB
ILUSTRASI. Sistem pertahanan udara S-500 Prometey milik Rusia.


Sumber: TASS | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pada Oktober lalu, militer Rusia telah mengirimkan resimen pertama sistem pertahanan udara S-500 ke unit militer yang menjaga wilayah udara ibu kota Rusia, Moskow.

Jika melihat titik penempatannya, kemungkinan besar S-500 akan ditempatkan di Pasukan Darat Angkatan Udara ke-15 Rusia yang bertugas menjaga wilayah udara Moskow.

Dilansir dari TASS, resimen kedua sistem pertahanan udara S-500 akan diserahkan kepada pasukan Rusia pada paruh pertama 2022.

Pemerintah Rusia menggambarkan S-500 sebagai sistem pertahanan luar angkasa dan bisa mencegat rudal balistik antarbenua, rudal jelajah hipersonik, dan pesawat tempur.

Selanjutnya: Rusia mulai menempatkan sistem pertahanan udara S-500 di Kota Moskow




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×