kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.769   76,00   0,43%
  • IDX 6.452   15,58   0,24%
  • KOMPAS100 851   0,70   0,08%
  • LQ45 647   0,27   0,04%
  • ISSI 224   0,81   0,36%
  • IDX30 360   0,69   0,19%
  • IDXHIDIV20 450   2,22   0,50%
  • IDX80 97   0,08   0,08%
  • IDXV30 124   0,33   0,27%
  • IDXQ30 116   0,36   0,31%

Sistem rudal S-550 terbaru milik Rusia diklaim mampu menghalau ledakan nuklir


Rabu, 17 November 2021 / 12:56 WIB
ILUSTRASI. Sistem pertahanan udara S-500 Prometey milik Rusia.


Sumber: TASS | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pada Oktober lalu, militer Rusia telah mengirimkan resimen pertama sistem pertahanan udara S-500 ke unit militer yang menjaga wilayah udara ibu kota Rusia, Moskow.

Jika melihat titik penempatannya, kemungkinan besar S-500 akan ditempatkan di Pasukan Darat Angkatan Udara ke-15 Rusia yang bertugas menjaga wilayah udara Moskow.

Dilansir dari TASS, resimen kedua sistem pertahanan udara S-500 akan diserahkan kepada pasukan Rusia pada paruh pertama 2022.

Pemerintah Rusia menggambarkan S-500 sebagai sistem pertahanan luar angkasa dan bisa mencegat rudal balistik antarbenua, rudal jelajah hipersonik, dan pesawat tempur.

Selanjutnya: Rusia mulai menempatkan sistem pertahanan udara S-500 di Kota Moskow




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×