kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45754,18   -2,20   -0.29%
  • EMAS1.007.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Skotlandia resmi jatuh ke jurang resesi


Kamis, 20 Agustus 2020 / 07:15 WIB
Skotlandia resmi jatuh ke jurang resesi
ILUSTRASI. Bendera Skotlandia. REUTERS/Russell Cheyne

Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - EDINBURGH. Data resmi pemerintah Skotlandia menunjukkan, perekonomian negara tersebut merosot tajam pada periode April dan Juni.

BBC memberitakan, angka-angka tersebut menunjukkan penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) untuk dua kuartal berturut-turut, sehingga mengonfirmasi ekonomi negara itu resmi jatuh ke dalam jurang resesi.

Kebijakan penguncian akibat virus corona yang diberlakukan pada akhir Maret, mengakibatkan penurunan sebesar 2,5% dalam kinerja ekonomi dalam tiga bulan pertama. Angka perkiraan untuk periode April hingga Juni adalah penurunan 19,7% atas PDB.

Baca Juga: Pemerintah suatu negara harus mengumumkan bila terjadi resesi, mengapa?

Data ekonomi terbaru dari pemerintah Skotlandia memberikan angka bulanan sementara yang menunjukkan beberapa perbaikan pada bulan Juni, di mana ada peningkatan 5,7% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Namun, tingkat PDB masih 17,6% di bawah level bulan Februari, sebelum langkah-langkah penguncian dilakukan.

"Sifat penurunan output yang belum pernah terjadi sebelumnya ini dapat dibandingkan dengan krisis keuangan dan resesi pada tahun 2008 dan 2009, di mana PDB turun sekitar 4% selama 18 bulan," demikian kata laporan tersebut.

Baca Juga: Hindari resesi, ini tiga strategi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi

Menteri Utama Skotlandia Nicola Sturgeon mengatakan pada pengarahan hariannya, penting untuk diingat bahwa meski penguncian mulai dilonggarkan pada bulan Juni, banyak bagian ekonomi lain, terutama ritel dan perhotelan, tetap ditutup.

"Angka-angka tersebut menunjukkan skala tantangan ekonomi yang kita hadapi," kata Sturgeon, seperti yang dilansir BBC.



TERBARU

[X]
×