kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.717   10,00   0,06%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

Sosok paman Kim Jong Un, sang putra bungsu yang bakal jadi pemimpin Korut selanjutnya


Kamis, 27 Agustus 2020 / 08:44 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. KCNA via REUTERS


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Melansir Foxnews, Chang Song-min, mantan ajudan mendiang presiden Korea Selatan Kim Dae-jung memprediksi, Kim sedang dalam keadaan koma. "Tapi hidupnya belum berakhir," katanya seperti dikutip Foxnews.

"Struktur suksesi lengkap belum terbentuk, jadi Kim Yo-jong dikedepankan karena kekosongan tidak dapat dipertahankan untuk waktu yang lama," ujar dia.

Tuduhan Chang muncul hanya beberapa hari setelah agen mata-mata Korea Selatan mengatakan pemimpin Korut berusia 36 tahun itu telah mendelegasikan sebagian dari wewenangnya kepada para pembantu dekatnya, termasuk adik perempuannya.

Baca Juga: Dugaan Kim Jong Un sakit menguat, ini alasannya

Dalam pertemuan pribadi dengan anggota parlemen minggu lalu, Badan Intelijen Nasional Korea Selatan mengatakan bahwa "Kim Yo-jong, Wakil Direktur Departemen Pertama dari Komite Pusat Partai Pekerja, mengarahkan urusan negara secara keseluruhan pada delegasi tersebut.

Meskipun Kim Jong Un masih mempertahankan otoritas yang absolut.




TERBARU

[X]
×