kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Sosok paman Kim Jong Un, sang putra bungsu yang bakal jadi pemimpin Korut selanjutnya


Kamis, 27 Agustus 2020 / 08:44 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. KCNA via REUTERS


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Melansir Foxnews, Chang Song-min, mantan ajudan mendiang presiden Korea Selatan Kim Dae-jung memprediksi, Kim sedang dalam keadaan koma. "Tapi hidupnya belum berakhir," katanya seperti dikutip Foxnews.

"Struktur suksesi lengkap belum terbentuk, jadi Kim Yo-jong dikedepankan karena kekosongan tidak dapat dipertahankan untuk waktu yang lama," ujar dia.

Tuduhan Chang muncul hanya beberapa hari setelah agen mata-mata Korea Selatan mengatakan pemimpin Korut berusia 36 tahun itu telah mendelegasikan sebagian dari wewenangnya kepada para pembantu dekatnya, termasuk adik perempuannya.

Baca Juga: Dugaan Kim Jong Un sakit menguat, ini alasannya

Dalam pertemuan pribadi dengan anggota parlemen minggu lalu, Badan Intelijen Nasional Korea Selatan mengatakan bahwa "Kim Yo-jong, Wakil Direktur Departemen Pertama dari Komite Pusat Partai Pekerja, mengarahkan urusan negara secara keseluruhan pada delegasi tersebut.

Meskipun Kim Jong Un masih mempertahankan otoritas yang absolut.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×