kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.058   50,00   0,28%
  • IDX 6.270   35,66   0,57%
  • KOMPAS100 822   4,26   0,52%
  • LQ45 627   3,11   0,50%
  • ISSI 217   0,85   0,40%
  • IDX30 352   2,10   0,60%
  • IDXHIDIV20 432   1,75   0,41%
  • IDX80 94   0,41   0,44%
  • IDXV30 119   0,32   0,27%
  • IDXQ30 112   0,43   0,39%

S&P pangkas rating Qatar jadi AA- outlook negatif


Kamis, 08 Juni 2017 / 13:41 WIB


Sumber: BBC | Editor: Rizki Caturini

DOHA. Lembaga pemeringkat Standard & Poor's (S&P) menurunkan peringkat utang Qatar pada Rabu (7/6) lalu menyusul pemutusan kerja sama diplomatik dari negara-negara tetangga. S&P menurunkan kredit utang Qatar dari AA menjadi AA-. Ini memosisikan Qatar dalam outlook negatif. 

Penurunan peringkat ini membuat mata uang Qatar terjun bebas ke level terendah dalam 11 tahun terakhir. Bursa saham Qatar pun ikut terpuruk setelah keputusan S&P ini. Banyak hal yang menyebabkan ketidakpastian akibat krisis teluk ini membuat S&P akan terus memonitor situasi negara ini. 

Seperti diketahui, Qatar sebagai negara kaya dari hasil minyaknya diisolasi oleh negara-negara tetangganya seperti Arab Saudi, Mesir, Bahrain dan Uni Emirat Arab. Negara-negara ini menuduh Qatar membiayai gerakan militan termasuk grup Islamic State (IS) dan al-Qaeda. Tapi, Qatar telah menampik tuduhan tersebut. 

Pemutusan hubungan diplomatik ini telah mengakibatkan pembatalan penerbangan, risiko krisis pasokan makanan bagi Qatar dan risiko tersendatnya pasokan material konstruksi untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur di Qatar.  "Hal-hal tersebut akan memperburuk kerentanan Qatar dan dapat menekan pertumbuhan ekonomi dan neraca fiskal," ujar S&P. 

Qatar diprediksi akan mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat pemutusan diplomatik ini seiring dengan perdagangan regional yang menurun. Profit perusahaan-perusahaan Qatar juga berpotensi jatuh lantaran ketidakpercayaan publik membesar akibat krisis teluk ini. Enam negara yang terlibat dalam blokade perdagangan dengan Qatar selama ini menyumbang 10% dari ekspor Qatar dan 15% dari sisi impor. 

S&P juga bilang, banyak pihak asing yang menyimpan dananya di perbankan Qatar dan jumlahnya cukup besar. Pinjaman ke negara untuk membiayai proyek infrastruktur juga sebelumnya telah meningkat. "Menurut kami dengan kondisi saat ini berpotensi mengacaukan arus uang di perbankan dan memicu arus dana keluar dari Qatar," ujar S&P. 

Lembaga pemeringkat utama lainnya, Moody's Investors Service, memberi peringkat Qatar di Aa3, yang setara dengan peringkat baru S&P. Fitch Ratings menempatkan Qatar di level AA. Peringkat Qatar berikutnya akan dijadwalkan S&P pada 25 Agustus mendatang. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×