kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Starbucks gandeng perusahaan lokal di China


Selasa, 07 Februari 2012 / 09:52 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joe Biden melambai setelah dilantik sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat, saat pelantikannya di Front Barat Capitol AS di Washington, AS, 20 Januari 2021.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

KUNMING. Starbucks, raksasa jaringan cafe kopi asal Amerika Serikat (AS) resmi menandatangani kesepakatan kerjasama joint venture dengan perusahaan perkebunan sekaligus pabrik pengolahan kopi di barat daya provinsi Yunnan, China (6/2).

Kantor berita China, Xinhua melaporkan, Starbucks melakukan kerjasama bisnis itu dengan Ni Ai Group, perusahaan perkebunanan dan pengolahan kopi dari Yunnan.

Wang Jingying, Presiden Starbucks China mengungkapkan, kerjasama tersebut bisa menambah pasokan bahan baku kopi untuk kebutuhan gerai kopi Starbucks yang berada di seluruh dunia.

Wang menambahkan, Starbucks juga menyatakan komitmennya untuk membantu petani kopi meningkatkan kualitas kopinya agar kopi Yunnan bisa merambah pasar dunia.

Starbucks pertama kali datang ke China tahun 1999, dan fokus membuka gerai di kota besar dan kota kedua dan di negeri Tirai Bambu itu.

Dengan adanya kerjasama dengan pengusaha lokal, Starbucks China berharap bisa menambah gerai hingga tiga kali lipat atau naik menjadi 1.500 gerai di tahun 2015.

Asal tahu saja, China merupakan pasar kopi potensial, sebab China merupakan konsumen kopi terbesar kedua setelah AS.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×