kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.039   31,00   0,17%
  • IDX 6.281   46,21   0,74%
  • KOMPAS100 824   5,75   0,70%
  • LQ45 628   4,41   0,71%
  • ISSI 217   1,19   0,55%
  • IDX30 353   2,84   0,81%
  • IDXHIDIV20 433   2,33   0,54%
  • IDX80 94   0,58   0,62%
  • IDXV30 119   0,56   0,47%
  • IDXQ30 113   0,60   0,54%

Stimulus Jepang rentan gagal intervensi yen


Senin, 18 Oktober 2010 / 07:34 WIB
ILUSTRASI. Baja Jepang


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Jepang bisa dikatakan sukses dalam membangun perekonomian dunia. Lihat saja. Hampir seluruh barang yang dibutuhkan dunia tersedia dari Negeri Sakura ini, mulai dari barang-barang elektronik hingga mobil. Tak heran jika sejumlah negara menginginkan mata uangnya menguat, Jepang berupaya keras untuk menekan laju penguatan yen.

Yen sudah menguat sebesar 83% terhadap sejumlah mata uang dunia terhitung sejak awal perdagangan tahun 1986. Angka tersebut sudah termasuk 12% penguatan di 2010. Tidak seperti AS dan 16 negara Eropa lainnya, Jeang tidak tergantung dari modal asing untuk membiayai defisit anggarannya.

Hasilnya, banyak uang yang mengalir ke Jepang dari sejumlah trader yang cemas akan pembiayaan utang negara seiring dengan melambatnya pertumbuhan. Banyak yang bertaruh, yen akan terus menguat ke level tertinggi tahun ini, meski Bank of Japan menjual 2 tiliun yen atau US$ 25 miliar bulan lalu dalam melakukan intervensi untuk pertama kalinya sejak 2004. Padahal, bank sentral dan kementrian keuangan bilang, Jepang harus melemahkan mata uangnya untuk meningkatkan ekspor.

"Setiap upaya untuk melemahkan yen akan sangat rentan. Intervensi, ketika berperang melawan fundamental mata uang, sangat rentan gagal," jelas Richard Franulovich, senior foreign exchange strategist Westpac Banking Corp di New York.

Jepang sudah keluar masuk jurang resesi sejak awal 1990, ketika pasar real estate-nya kolaps. 11 ekonom yang disurvey Bloomberg memprediksi, pertumbuhan ekonomi Jepang tahun depan bakal melambat menjadi 1,4% dari 3,05% di 2010.





TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×