kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.045   37,00   0,21%
  • IDX 6.258   23,35   0,37%
  • KOMPAS100 822   3,90   0,48%
  • LQ45 627   3,17   0,51%
  • ISSI 216   0,64   0,30%
  • IDX30 352   1,59   0,46%
  • IDXHIDIV20 432   1,96   0,46%
  • IDX80 94   0,39   0,42%
  • IDXV30 119   0,55   0,46%
  • IDXQ30 112   0,54   0,48%

Susul AS, Inggris siap perluas pengaruh di Indo-Pasifik untuk hadapi China


Selasa, 16 Maret 2021 / 12:08 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengacungkan dua jempol setelah menandatangani kesepakatan dagang Brexit dengan Uni Eropa di 10 Downing Street di London, Britain, Rabu (30/12/2020).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Hubungan Inggris dengan China juga telah memburuk karena berbagai hal. Mulai dari penyerahan Hong Kong, kritik terhadap industri yang disubsidi negara China, dan masalah keamanan seputar investasi China di Inggris.

Saat ini Inggris juga sedang mengupayakan kesepakatan perdagangan dengan AS dan menjamin agar mereka ada dalam prioritas kebijakan internasional Joe Biden.

Hari ini PM Johnson dijadwalkan akan menyampaikan sejumlah pernyataan penting di hadapan parlemen. Dalam pratinjau laporan yang telah beredar, disebutkan bahwa Inggris tetap menyoroti pentingnya hubungan dengan AS.

Beberapa sektor setidaknya akan menjadi fokus, mulai dari pertahanan demokrasi dan hak asasi manusia, hingga keamanan dari terorisme.

Selanjutnya: Ikut unjuk gigi, kapal selam nuklir Prancis patroli di Laut China Selatan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×