kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Susul AS, Inggris siap perluas pengaruh di Indo-Pasifik untuk hadapi China


Selasa, 16 Maret 2021 / 12:08 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengacungkan dua jempol setelah menandatangani kesepakatan dagang Brexit dengan Uni Eropa di 10 Downing Street di London, Britain, Rabu (30/12/2020).


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Hubungan Inggris dengan China juga telah memburuk karena berbagai hal. Mulai dari penyerahan Hong Kong, kritik terhadap industri yang disubsidi negara China, dan masalah keamanan seputar investasi China di Inggris.

Saat ini Inggris juga sedang mengupayakan kesepakatan perdagangan dengan AS dan menjamin agar mereka ada dalam prioritas kebijakan internasional Joe Biden.

Hari ini PM Johnson dijadwalkan akan menyampaikan sejumlah pernyataan penting di hadapan parlemen. Dalam pratinjau laporan yang telah beredar, disebutkan bahwa Inggris tetap menyoroti pentingnya hubungan dengan AS.

Beberapa sektor setidaknya akan menjadi fokus, mulai dari pertahanan demokrasi dan hak asasi manusia, hingga keamanan dari terorisme.

Selanjutnya: Ikut unjuk gigi, kapal selam nuklir Prancis patroli di Laut China Selatan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×