kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45787,20   0,76   0.10%
  • EMAS1.012.000 0,40%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.11%

TAB Food menjajaki opsi penjualan saham Burger King di China


Senin, 21 September 2020 / 15:51 WIB
TAB Food menjajaki opsi penjualan saham Burger King di China
ILUSTRASI. Logo Burger King. TAB Food Menjajaki opsi penjualan sahamnya di China. REUTERS/Kacper Pempel/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. TAB Food Investments, pewaralaba global Restaurant Brands International Inc dikabarkan sedang menjajaki penjualan bisnisnya dalam kesepakatan dengan valuasi aset lebih dari US$ 1,2 miliar.

Melansir Bloomberg, Senin (21/9) TAB Foods atau biasa disebut TFI sedang membahas hal tersebut dengan konsultan untuk mengukur potensi penjualan 50% sahamnya pada operasional Burger King di China dari calon investor termasuk perusahaan ekuitas swasta, menurut sumber Bloomberg. 

Aksi korporasi ini kabarnya bisa segera dieksekusi di bulan depan. TFI yang berbasis di Istanbul sebelumnya mempertimbangkan penawaran umum perdana bisnis di China lewat bursa Hong Kong. Setelah sebelumnya membatalkan rencana initial public offering (IPO) di bursa Amerika Serikat (AS) untuk bisnis globalnya. 

Baca Juga: Meski tak punya musuh, Swiss ingin habiskan banyak uang untuk beli jet tempur canggih

Kendati demikian, rencana-rencana ini baru masuk tahap awal, dan TAB masih bisa memutuskan untuk mempertahankan bisnisnya. Perusahaan juga bisa saja malah menjalankan kembali rencana IPO.

Sementara itu, minat investor di TFI kadung meningkat, meski begitu pihak TFI mengklaim bahwa belum ada proses penjualan saham yang berlangsung saat ini. 

Sekadar informasi, TFI merupakan pemegang merek Burger King di seluruh China dengan lebih dari 1.200 gerai. Ini merupakan franchisee terbesar untuk Burger King secara global, dengan mengelola hampir 2.000 restoran di Turki dan China. Menurut laman resmi perusahaan. Bisnis TFI di China, dimulai pada 2012 dan kini telah memiliki gerai di lebih dari 150 kota. 

 

 

Selanjutnya: Tarik investasi asing, China bentuk tiga zona perdagangan bebas baru

 


Tag

TERBARU

[X]
×