kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.877   52,00   0,29%
  • IDX 6.468   66,48   1,04%
  • KOMPAS100 835   6,14   0,74%
  • LQ45 636   3,44   0,54%
  • ISSI 227   4,94   2,22%
  • IDX30 355   1,63   0,46%
  • IDXHIDIV20 432   2,02   0,47%
  • IDX80 95   0,58   0,62%
  • IDXV30 120   1,44   1,21%
  • IDXQ30 113   0,62   0,55%

Taiwan: China mencuri kekayaan intelektual negara lain untuk meningkatkan kekuatan


Rabu, 31 Maret 2021 / 13:38 WIB
ILUSTRASI. Warga mengibarkan bendera Taiwan selama perayaan Hari Nasional di Taipei, Taiwan, 10 Oktober 2018.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Kantor Urusan China untuk Taiwan tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Hu Mu-yuan, Wakil Kepala Biro Keamanan Nasional Taiwan, mengatakan, upaya China bukan hanya merupakan ancaman bagi Taiwan, tetapi juga Jepang dan Korea Selatan, mengancam perdagangan global dan persaingan yang sehat.

"Selain itu, komunis China mencuri kekayaan intelektual negara lain untuk meningkatkan kekuatan mereka sendiri," ungkapnya, seperti dilansir Reuters.

Taiwan memiliki undang-undang yang ketat untuk mencoba dan mencegah hal itu terjadi. 

"Mencegah teknologi kunci Taiwan dan personel berteknologi tinggi agar tidak disusupi oleh rantai pasokan merah telah menjadi tugas penting untuk melindungi daya saing industri kami dan memastikan keamanan ekonomi kami," tegas Hu.

Selanjutnya: Taiwan produksi massal rudal jarak jauh, di tengah tekanan China yang meningkat




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×