kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Taiwan: China mencuri kekayaan intelektual negara lain untuk meningkatkan kekuatan


Rabu, 31 Maret 2021 / 13:38 WIB
ILUSTRASI. Warga mengibarkan bendera Taiwan selama perayaan Hari Nasional di Taipei, Taiwan, 10 Oktober 2018.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Kantor Urusan China untuk Taiwan tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Hu Mu-yuan, Wakil Kepala Biro Keamanan Nasional Taiwan, mengatakan, upaya China bukan hanya merupakan ancaman bagi Taiwan, tetapi juga Jepang dan Korea Selatan, mengancam perdagangan global dan persaingan yang sehat.

"Selain itu, komunis China mencuri kekayaan intelektual negara lain untuk meningkatkan kekuatan mereka sendiri," ungkapnya, seperti dilansir Reuters.

Taiwan memiliki undang-undang yang ketat untuk mencoba dan mencegah hal itu terjadi. 

"Mencegah teknologi kunci Taiwan dan personel berteknologi tinggi agar tidak disusupi oleh rantai pasokan merah telah menjadi tugas penting untuk melindungi daya saing industri kami dan memastikan keamanan ekonomi kami," tegas Hu.

Selanjutnya: Taiwan produksi massal rudal jarak jauh, di tengah tekanan China yang meningkat




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×